Header Ads

Serba-serbi Tes CPNS, dari Kelelahan hingga Gugup

Serba-serbi Tes CPNS, dari Kelelahan hingga Gugup
Tes Seleksi Kompetesi Dasar CPNS di BKN. (CNN Indonesia/Aini Putri Wulandari)
Jakarta - Hari menjelang sore, Sabtu (27/10). Namun, kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta Timur masih saja sibuk di akhir pekan itu. Sejumlah orang berkemeja putih dan celana hitam tampak lalu-lalang di pintu gerbang. 

Mereka adalah peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2018. Mereka berjuang agar bisa menjadi abdi negara untuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).


Selepas petang, para peserta bisa bernapas lega karena bisa melewati seluruh rangkaian tes. Salah satu peserta, Rafi (26) mengaku kelelahan menjalani semua sesi tes.

Rafi yang datang dari Purwakarta itu mengatakan tenaganya habis dalam proses registrasi. Terlebih dia harus menempuh perjalan jauh dengan naik kereta api dari kampung halamannya.

"Cuma nunggunya kita memang agak lama aja. Dikasih waktu untuk nunggu tes itu. Nah di situ di awalnya capek," katanya.

Rafi tiba di gedung BKN pukul 10.00 WIB. Kemudian pukul 11.00 WIB dia diminta untuk registrasi di tenda yang dibangun di halaman kantor BKN tersebut. Sebelum tes dimulai pun dia diminta untuk menunggu beberapa saat lagi.


Kelelahan fisik tersebut sangat mengganggu konsentrasi Rafi. "Untuk tesnya sih iya (mempengaruhi), soalnya dari registrasi ke tes lagi itu nunggu lagi, jadi nunggunya dua kali," ujarnya.

Cerita lain datang dari Fahri (25) dari Kebumen. Fahri merasa gugup memikirkan hasil dari seleksi tersebut.

"Perasaannya campur aduk. Bagaimana sih namanya. Ada perasaan tentang hasilnya. Hasilnya keluar nanti tapi di sananya masih dilihat lagi. Jadi kita belum tahu juga," ujarnya. 

Untuk sampai di Jakarta, Fahri harus berangkat dari Kebumen pukul 18.00 WIB di hari sebelumnya. Dan sampai di Jakarta pukul 05.00 WIB, beberapa jam sebelum tes. 

Sementara Arif (24) dari Bekasi mengaku sangat mengantuk karena mendapatkan jadwal di sesi V karena harus menunggu giliran tes cukup lama.

"Iya sih rada-rada mengantuk. Dari jam 10 sampai sekarang sharing saja sama teman-teman," katanya.


Arif mengaku telah mencoba ikut seleksi CPNS sebanyak lima kali. Karena itu, dalam tes kali ini dia tidak sanggup menahan rasa gugup walaupun sudah mempersiapkan dengan baik.

"Kalau sudah di depan komputer nge-blank, kepercayaan diri jadi hilang. Karena dikasih waktu, 90 menit harus mengerjakan 100 soal, apalagi kalau hitung-hitungan jadi makin down.Dan itu harus bagaimana ya pikiran-pikiran nya harus lurus," ujar dia.

SKD CPNS 2018 ini berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT). Tes tersebut terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelejensi Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi. 

Peserta yang ramai keluar dari lokasi seleksi di kantor BKN iti menunjukkan beragam ekspresi. Namun, kebanyakan dari mereka menunjukkan wajah cemas atau pun seperti kelelahan. 

Peserta yang lolos SKD akan mengikuti tes di tahap selanjutnya yaitu SKB (Seleksi Kompetensi Bidang).

SKD berlangsung lima sesi dalam sehari. Yakni, pukul 08.00-09.30, pukul 10.00-11.30, pukul 12.00-13.30, pukul 14.00-15.30, pukul 16.00- 17.30, dan sesi terakhir pukul 18.00-19.30.

(CNNIndonesia)
Powered by Blogger.