Header Ads

Rossi Lega Yamaha Mulai Lebih Fokus ke Elektronik

Valentino Rossi lega Yamaha mulai lebih fokus ke pembenahan elektronik. (Foto: Lisi Niesner/Reuters)Valentino Rossi mulai lega usai Yamaha merekrut sejumlah teknisi, termasuk yang kompeten di urusan elektronik. Sebab pembenahan elektronik sudah mendesak.

Yamaha kesulitan sepanjang MotoGP musim 2018 ini. Belum satupun kemenangan diraup tim pabrikan, yakni Movistar Yamaha, sampai tiga seri tersisa.

Raihan terbaik Yamaha adalah finis kedua yang diraih Maverick Vinales di seri Amerika Serikat. Sementara itu, Rossi dan Vinales total mencatatkan tujuh podium tiga.

Persoalan Yamaha musim ini masih berada di perangkat kontrol elektronik (ECU) yang sebenarnya sudah teridentifikasi sejak tahun lalu. Tahun lalu Yamaha meraih empat kemenangan, tapi kemudian puasa sejak juara di Belanda pada seri ke-8 dan berlangsung sampai kini.

Baik Rossi maupun Vinales beberapa kali telah menyuarakan pandangan bahwa perlu pembenahan serius di sektor elektronik. Keduanya menilai Yamaha tertinggal dari dua tim pabrikan lainnya, Honda dan Ducati, dalam hal ini.

Para rider Yamaha kesulitan mendapatkan daya cengkeram optimal yang berujung ke banyak kehilangan waktu, terutama saat keluar tikungan. Masalah lainnya adalah ban terkikis lebih cepat, sehingga menggunakan kompon ban yang lebih lunak menjadi lebih tak memungkinkan.

"Benar bahwa baru-baru ini, Yamaha telah merekrut teknisi-teknisi baru. Michele Gadda salah satunya, yang lainnya ada di Jepang. Hasil ini adalah sesuatu yang datang dari kelompok kerja yang baru," kata Rossi dikutip situs resmi MotoGP.

"Yamaha tampaknya mengerahkan lebih banyak upaya di area elektronik dan itulah yang kami butuhkan untuk menghadapi Ducati dan Honda," imbuhnya.
(Detik.com)
Powered by Blogger.