Header Ads

Miliki Ratusan Hafidz/Hafidzah,Proto Kedungwuni Resmi Jadi Kampung Qur'an

KAJEN - Desa Proto Kecamatan Kedungwuni resmi dijadikan Kampung Qur'an atau kampung Tarbiyah Al-Qur'an,hal tersebut lantaran di Desa Proto Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan,terdapat sekitar 102 Hafidz/Hafidzah,Senin (22/10/2018).

Dalam Acara Peresmian Kampung Qur'an tersebut,Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa sebelum launcing Kampung Qur'an,pihaknya sudah berdiskusi dengan para ustadz dan kiyai sejak satu tahun yang lalu.

"Ini bukan untuk sensasi ya,dulu para leluhur didesa proto sudah nguri-nguri Al Qur'an,sekarang sudah ada 102 Hafidz/hafidzah,sekarang kita harus mencari nilai baru yang lebih baik,sehingga kita bangun kampung tarbiyatul Qur'an,pengelolanya para hafidz/hafidzah disini,"tuturnya.

Dikatakan,Pemkab Pekalongan selain menginisiasi juga memfasilitasi seperti pembangunan Gapuro,serta nantinya akan dibangun pendopo atau tempat-tempat belajar dll.

"Semoga ini bisa menjadi contoh pengembangan kampung di indonesia,karena yang hafal Qur'an di Proto itu dari semua strata ada yang dari kalangan,pekerja,buruh dan anak-anak,kalau kalangan kiyai dan ustadz itu kan sudah biasa,"ungkapnya.

Dilanjutkan,Peresmian Kampung Qur'an ini memang bertepatan dengan Hari Santri Nasional untuk menjadi spirit agar semua bisa kembali ke Al Qur'an,sehingga sesuai dengan slogan Kabupaten Pekalongan Yaitu Kota Santri.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.