Header Ads

Lapas Pekalongan Akan Direlokasi Ke Kabupaten Pekalongan

KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan memfasilitasi berdirinya Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas yang direncanakan akan di relokasi dari Kota Pekalongan ke Kota Santri Kabupaten Pekalongan.

Demikian disampaikan Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si saat menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia - Dewa Putu Gede, beserta rombongan, di rumah dinas Bupati, Jumat (26/10/2018) sore.

Bupati menuturkan, kunjungan Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah antara lain memohon Pemkab Pekalongan untuk memfasilitasi berdirinya Lapas di Kabupaten, karena Lapas di Kota Pekalongan rencananya akan direlokasi akibat beberapa waktu yang lalu sempat terendam rob dan seluruh warga binaan diungsikan.

"Lapas di Kota Pekalongan telah berdiri sejak jaman Belanda. Selain itu juga banyak warga kita yang berada disana. Untuk melayani seluruh warga masyarakat kita akan tanggapi serius permohonan ini dengan menyiapkan anggaran tahun 2019 untuk pengadaan tanahnya," ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta kepada Kemenkumham agar dibangun juga Lemdiklatkumham karena Kabupaten saat ini sedang gencar-gencarnya membangun sentra pendidikan. "Setelah Lemdiklat Polri, kita berharap Kemenkumham juga membangun Lemdiklat Kumham di sini," tutur Bupati.

Menurut Bupati, untuk lokasi Lapas akan disediakan sedemikian rupa, dimana yang tidak jauh dari pemukiman, dekat dengan sarana kesehatan dan juga dekat dengan aparat keamanan. "Kita targetkan seluruh sarana masyarakat dapat terpenuhi termasuk Lapas. Saya berharap para penghuni Lapas dapat dilayani lebih baik lagi dengan fasilitas yang memadai sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat dapat hidup mapan," terang Bupati. 
Powered by Blogger.