Header Ads

Kecamatan Tirto Terbanyak Kasus Kaki Gajah

KAJEN - Eliminasi Filariasis dilakukan oleh Pemkab Pekalongan dengan Pencanangan Minum Obat Pencegahan Massal Filariasis (POPM) tingkat Kabupaten Pekalongan tahap 4 tahun 2018,di Balai Desa Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan,Selasa (02/10).

Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi mengatakan bahwa untuk mencegah penyakit kaki gajah atau filariasis idealnya lima tahun berturut-turut harus minum obat filariasis.

"Ini adalah tahun keempat (minum obat filariasis massal),idealnya adalah lima tahun,itu seluruh warga kabupaten pekalongan minimal 85 persen sudah meminum obat filariasis,karena itu untuk mencegah penyakit filariasis,"ungkapnya.

Dikatakan,Kabupaten Pekalongan memiliki sekitar 42 kasus penyakit filariasis yang cukup serius untuk ditangani.

"Kasus ada sekitar 42 kasus,Ini cukup serius untuk ditangani,Insyaallah dengan minum obat kaki gajah tadi,warga akan terdetek,mudah-mudahan cuma ini saja kasusnya,mudah-mudahan tidak terjadi lagi,"tuturnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan,Setiawan Dwi Antara,mengatakan bahwa awal penularan filariasis bisa dicegah namun jika sudah stadium akhir kaki sudah membesar maka tidak dapat disembuhkan.

"Dari awal harus dicegah yaitu minum obat,untuk gejalanya yaitu demam terus menerus,panas mendadak,sakit pegel linu tidak jelas sebabnya,"tuturnya.

Disebutkan,penyakit filariasis sudah ada 42 kasus di kabupaten pekalongan yang tersebar di sembilan kecamatan yaitu wiradesa,tirto,bojong,petungkriyono,buaran,kadangserang,paninggaran,wonopringgo dan kedungwuni

"Kasus paling banyak di kecamatan tirto,"pungkasnya. (Ros-Nk)
Powered by Blogger.