Header Ads

Eks Terminal Doro Dibangun Pasar Rakyat

KAJEN - Setelah melakukan pembangunan empat pasar di Kabupaten Pekalongan, masing-masing Kedungwuni, Pasar UMKM Wonopringgo, Pasar Bligo dan Pasar Pekajangan, Kamis (18/10/2018), Pemkab melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dinperindagkop UKM) membangun Pasar Rakyat Doro.
Pembangunan Pasar Doro yang dilakukan atas tanah eks terminal angkutan setempat, secara resmi dilaksanakan melalui kegiatan peletakan batu pertama oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dan disaksikan para pedagang serta masyarakat setempat.
Pada kesempatan itu Bupati melakukan interaksi langsung dengan pedagang dan masyarakat, membagikan jajan pasar serta tumpeng peresmian dimulainya pembangunan. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat terlibat secara langsung dengan program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
"Karena ini niatnya memang menata pasar di Doro, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, agar pedagang lebih nyaman, kemudian masyarakat senang karena memiliki pasar bagus, dan terjadi transaksi baik, memberikan keuntungan kepada semua pihak yakni masyarakat," kata bupati.
Karena itu bupati meminta masyarakat untuk ikut menjaga pelaksanaan kegiatan pembangunan pasar, agar semuanya berjalan dengan baik. Kemudian rekanan juga dapat menjaga lingkungan serta melakukan pekerjaan selama 90 hari kerja tersebut dengan hasil bagus.
"Semoga tidak ada halangan karena sekarang ini sudah mau masuk musim hujan. Makanya pekerjaannya dipercepat tapi memperhatikan hasil kualitasnya," ungkap Asip.
Dengan dilaksanakannya pembangunan Pasar Doro, di tahun 2018 Pemkab Pekalongan telah membangun lima pasar, masing-masing Pasar Kedungwuni senilai Rp 26 miliar, Pasar UMKM Wonopringgo Rp 6,8 miliar, Pasar Bligo dan Pekajangan Rp 5 miliar, serta terakhir Pasar Doro Rp 5 miliar. 
Kepala Dinperindagkop dan UKM Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini, menambahkan secara keseluruhan Pasar Doro memiliki luas 8.100 m2, sedangkan luas pasar yang dibangun di atas lokasi eks terminal angkutan seluas 1.416.605 m2.
"Jumlah pedagang Pasar Doro secara keseluruhan 1.048, sedangkan pedagang yang akan menempati pasar yang sedang dibangun sebanyak 219 pedagang. Pasar ini memiliki kios 36 unit, los 180 unit, dengan fasilitas 4 unit toilet, ruang laktasi 1 unit, ruang pendingin 1 unit, musala 1 unit, klinik 1 unit, serta ATM center 1 ruangan," tambah dia.
Powered by Blogger.