Header Ads

Deklarasi Pemilu Damai Kabupaten Pekalongan

KAJEN - Deklarasi pemilu damai di Kabupaten Pekalongan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pekalongan,pada Senin (01/10).Deklarasi tersebut dilakukan oleh perwakilan semua partai politik di Kabupaten Pekalongan.

Ketua Panwas Kabupaten Pekalongan,Ahmad Zulfahmi,mengatakan bahwa deklarasi pemilu damai merupakan kegiatan yang dilakuan serentak se-Jawa Tengah pada 1 oktober 2018.

"Tujuannya yaitu ditengah kontestasi kompetisi perebutan perpindahan kekuasaan mungkin banyak sekali pelanggaran bahkan masyarakat akan terkotak-kotak,sehingga kita mengajak peserta pemilu dalam hal ini partai politik,caleg kemudian paslon presiden unuk mengedepankan etika sehingga tercipta pemilu yang damai dan taat aturan,"ungkapnya.

Dikatakan,meskipun kampanye sudah sampai satu minggu lebih namun pihaknya mengatakan pelanggaran masih nihil.

"Meskipun kampanye suhah seminggu lebih satu hari,kita belum ada laporan terkait dengan dugaan pelanggaran,kita juga belum ada temuan terkait pelanggaran,"tuturnya.

Pihaknya berharap masa kampanye di kabupaten pekalongan tetap kondusif dan pelanggaran berkurang atau nihil,apalagi berdasarkan  IKP (Indeks kerawanan pemilu) yang disusun oleh bawaslu RI kabupaten pekalongan termasuk sedang.

Sementara itu Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengatakan bahwa politik dalam islam adalah upaya manusia untuk menciptakan kemaslahatan dan kedamaian manusia dari dunia sampai akhirat.


"Mulia sekali arti politik ditingkat manhaj,tapi ditingkat implementasi banyak yang terjebak pada kepentingan-kepentingan sesaat,sehingga banyak yang berfikir politik itu menghalalkan segala cara,politik itu kotor maka harus dipisahkan dengan agama,padahal sebenarnya tidak begitu,maka mari kita bangun,bangun budaya politik (yang benar sesuai kaidah islam),"tutur Bupati Asip Kholbihi.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pekalongan,Unsur Forkompinda,Perwakilan Parpol,Ketua DPRD,Kodim 0720,Kapolres Pekalongan dan para pelajar.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.