Header Ads

Banjir Bandang di Yordania Tewaskan 17 Orang

Banjir Bandang di Yordania Tewaskan 17 Orang
Ilustrasi (ERIC CABANIS / AFP)
Jakarta - Banjir bandang di Yordania yang menghanyutkan sebuah bus sekolah telah menewaskan 17 orang. Sebagian besar korban tewas merupakan pelajar yang terhanyut di dalam bus.

"Hujan lebat menyebabkan banjir bandang yang menghanyutkan bus sekolah yang membawa 37 siswa dan tujuh guru," kata seorang pejabat dari pertahanan sipil Yordania.

Sebagian besar dari mereka yang tewas dan terluka dari banjir ini adalah para murid di bus itu. Para pekerja penyelamat terus mencari orang-orang yang selamat.


"Para siswa sedang dalam perjalanan menuju sekolah dan terlihat bahwa tanah longsor di sepanjang jalan menghancurkan bus mereka," kata dia menambahkan, seperti dikutip AFP.

Pejabat itu mengatakan setidaknya 25 orang terluka dalam insiden ini.

Pasukan militer Israel mengatakan bahwa mereka mengirim bantuan serta helikopter dan pasukan khusus untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

"Saat ini, kami sedang membantu Yordania dalam menyelamatkan sebuah bus yang penuh dengan anak-anak yang hanyut dalam banjir di wilayah dekat Laut Mati, Yordania," tulisnya di twitter.

Militer Israel mengatakan bahwa atas permintaan pemerintah Yordania, pihaknya telah mengirim sejumlah helikopter dengan jumlah yang tidak ditentukan untuk membantu operasi itu.

Tim penyelamat akan melakukan segala cara yang mereka bisa meskipun cuaca buruk. Komandan Operasi Yordania, Farid Al-Sharaa mengatakan bahwa pasukan dari berbagai layanan darurat juga mengambil bagian dalam operasi itu.

Dirinya mengatakan hujan lebat turun sekitar pukul 3 siang waktu setempat, hujan itu menyebabkan banjir bandang di Yordania dalam kurun waktu satu jam.

Stasiun televisi Yordania melaporkan bahwa Raja Abdullah II telah membatalkan rencana kunjungan ke Bahrain setelah kejadian itu.


Perdana Menteri Omar, Al-Razzaz sedang menuju ke tempat kecelakaan untuk mengawasi operasi penyelamatan.

Juru bicara Pemerintah, Jumana Ghneimat mengatakan kepada media pemerintah bahwa "malam ini, setiap rumah tangga di Yordania sedih, ini adalah malam yang berat dan menyakitkan bagi semua orang Yordania.

Hujan lebat dan banjir bandang melanda Yordania pada Kamis (25/10) sore waktu setempat.

Laut Mati merupakan wilayah yang dikelilingi oleh lereng lembah yang curam dan sering menjadi tempat terjadinya tanah longsor. 

(CNNIndonesia)
Powered by Blogger.