Header Ads

Selain Dari Gubernur,Bupati Juga Dapatkan Penghargaan Lain Dalam Sehari

KAJEN - Penghargaan pelopor inovasi diberikan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada Bupati KH Asip Kholbihi, di Sragen, Jumat sore kemarin (21/9), bersama dengan tiga wali kota dan tiga bupati daerah lain.
 
Penghargaan tersebut terkait dengan langkah inovatif Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi dalam melakukan dinamisasi pembangunan daerah, dengan libatkan perguruan tinggi, dan berbagai pihak.

Bupati Asip mengatakan,ada beberapa indikator yang telah dilakukan atas pengakuan dari pihak Provinsi Jawa Tengah, sehingga disebut sebagai kepala daerah pelopor inovasi. Yakni, selama ini Asip mengaku mengembangkan bagaimana agar skema anggara berpihak pada perkembangan riset, dengan basic link ada di Bappeda.

Kemudian, menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi, baik Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta Routerdam University Belanda.

Selain itu kerjasama juga dilakukan dengan LIPPI, Badan Arkeologi Nasional, Dewan Air Belanda, dan berbagai pihak lain untuk menjadikan laju pembangunan di Kabupaten Pekalongan, berlangsung secara dinamis, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskan, kerjasama dengan UGM telah berhasil melakukan follow up tentang Badan Usaha Milik Rakyat (BUMR), kemudian telah berdiri kampus Undip di Kajen, IAIN Pekalongan juga sudah dua tahun berdiri di Kabupaten Pekalongan.

Kemudian, untuk IPB berkaitan dengan stasiun lapang, untuk pengembangan varietas padi unggulan, sedangkan Unnes melakukan pengembangan minyak asli. Terkait masalah rob dilakukan kerjasam dengan Routerdam University dan Dewan Air Belanda

Selain itu, LIPPI melakukan kerjasama penelitian di hutan alam Petungkriyono, dan Badan Arkeologi Nasional juga terjun dalam rangka pendalaman collumnar Join di Doro. Serta masih banyak skema kerja sama dengan pihak-pihak yang telah disebutkan tersebut.

"Kerjasama strategis dengan perguruan tinggi ini, bermanfaat untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Sumber Daya Alam (SDA), transfer teknologi, dan aspek terapan aplikasi. Sehingga dalam melakukan aktivitas akan didampingi dari pemangku perguruan tinggi, baik UMKM, usaha agro bisnis, dan lainnya," tandas bupati.

Dari semua kerjasama yang didukung secara langsung oleh masyarakat tersebut, menjadikan laju pembangunan di Kabupaten Pekalongan berlangsung dinamis, serta percepatan dapat dilakukan, untuk mewujudkan kesejahteraan.

Selain penghargaan tersebut, Jumat sore kemarin (21/9), bupati juga menerima penghargaan tanda Darma Bakti Pramuka, pada puncak upacara peringatan hari pramuka ke-57 di Bumi Perkemahan Martoloyo, Suniarsih, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.
Powered by Blogger.