Header Ads

Sedih,Khitan Malah Ujungnya Ikut Terpotong

KAJEN - Sungguh menyedihkan apa yang dialami oleh oleh MII (9) seorang pelajar SD di Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan,bagaimana tidak,niat hati ingin khitan agar lebih sehat dan menjalankan sunah rasul,namun malah ujung alat vitalnya ikut terpotong,Kamis (30/9).

Kejadian terungkap ketika kepala desa setempat,KN (39) melaporkan tindak pidana Malpraktek yang dilakukan oleh seorang mantri,B (60) warga kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan tersebut,ke Polres Pekalongan.

Kasubag Humas Polres Pekalongan,Iptu Akrom,mengungkapkan bahwa kejadian pada hari Kamis, 30 Agustus 2018 sekira pukul 18.30 WIB di rumah korban,awal mulanya B (60)  meminta korban untuk berbaring di atas ranjang yang berada di dalam kamar dengan mengenakan sarung,kemudian tersangka B menyambungkan alat bantu khitan Laser yang dibawanya ke sumber listrik.

"Setelah dilakukan sunatan itu ternyata ada musibah,yang disunat agak mundur jadi ikut terpotong (Ujung kemaluan),kasus ini sedang proses di PPA,"ungkapnya.

Diketahui,keluarga korban curiga saat korban menangis dan kemudian dirangkul oleh orang tua korban namun Tersangka hanya diam,karena merasa curiga orang tua korban yang menemani korban khitan melihat dan menyadari bahwa ujung kemaluan korban ikut terpotong,selanjutnya Korban dibawa ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk dilakukan perawatan.

"Sekarang belum bisa memberikan informasi detail,masih ditangani unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak),masih mendatangkan saksi-saksi,"pungkas Iptu Akrom. (Ros-Nk)


Powered by Blogger.