Header Ads

Pertama Di Indonesia,Bupati Bentuk BUMR Berbasis Kehutanan Dan Perkebunan

KAJEN - Pemkab Pekalongan bekerjasama dengan Perum Perhutani dan Universitas Gajah Mada (UGM) mendirikan Badan Usaha Milik Rakyat atau BUMR berbasis kehutanan dan perkebunan,hal tersebut terungkap saat penanaman pertama pembentuakan BUMR tersebut,di Petak 49 d1 luas 4,5 ha di RPH Paninggaran BKPH Paninggaran Kabupaten Pekalongan,Pada Selasa (4/9).


Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa BUMR berbasis Kehutanan dan Perkebunan di Kabupaten Pekalongan merupakan yang pertama kali di indonesia.

"Tahun ini kita tanam teh di lahan 1.000 hektar,pabriknya sudah ada teknologinya dari UGM (PT.Pagilaran) kemudian insyaallah dalam waktu dekat kita juga minta bantuan dari menteri pertanian untuk pembibitan teh untuk 1000 hektar lahan,tentu tujuannya (salah satunya) mensejahterakan masyarakat sekitar hutan ini,"ungkap Bupati Pekalongan.


Selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disekitar hutan,tujuannya lain adalah untuk perbaikan potensi SDH/tutupan lahan dan mengurangi laju run-off serta memberikan akses ke masyarakat untuk menanam tanaman agroforestry dan bimbingan teknis agar hasilnya berkualitas dan produktif.

Sementara itu Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian RI,Bambang,mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi BUMR Berbasis kehutanan dan perkebunan  yang diinisiasi oleh Bupati Pekalongan tersebut.

"BUMR ini dibangun dari kelembagaan-kelembagaan yang ada dimasyarakat desa,disini sudah ada 27 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH),kemudian LMDH ini mendirikan koperasi,dari beberapa koperasi kemudian mendirikan BUMR,selanjutnya bekerjasama dengan PT.Pagilaran (Milik UGM) dan pemerintah memberikan dukungan,"kata Bambang.

Dikatakan,Dirjen Perkebunan akan memberikan dukungan dari sisi budidaya,sarana produksi untuk mengembangkan teh,kemudian dari Dirjen Industri Agro diharapkan bisa memfasilitasi pembangunan pabrik.

"Sedangkan UGM mengawal dari sisi teknologinya melalui pt.pagilaran,saya kira Kementerian Desa nanti bisa juga membuatkan embung untuk pengairan dimusim kemarau,"ungkap Bambang.

Turut hadir dalam penanaman perdana Dirjen perkebunan Kementerian Pertanian,Dirjen Industri Agro kementerian perindustrian,Dirjen PSKL kementerian LHK,Beberapa Pejabat Perum Perhutai,Rektor UGM,Direktur PT.Pagilaran dan jajaran,serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Pekalongan.
(Ros-Nk)



Powered by Blogger.