Header Ads

Marak Pencurian,Perhiasan Sampai Beras Digondol Maling

KAJEN – Dalam beberapa hari terakhir ini pencuraian di Kabupaten Pekalongan kembali marak,Sebanyak  176 kantong beras raskin,yang masing-masing kantong berisi 10 kg beras milik Desa Kalijoyo yang di simpan di Balai Desa Kalijoyo Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan,hilang dicuri pada Kamis (27/9) kemarin.

Kejadian bermula saat beras raskin yang dikirim dari gudang beras Bondansari wiradesa tiba di Balai Desa Kalijoyo dengan diangkut truck G 1386 JD pada hari rabu sore (26/9).Beras tersebut diterima oleh Perangkat Desa setempat, Abdul Roqib  (63),selanjutnya beras tersebut disimpan disudut kanan sebelah pintu masuk,setelah selesai Abdul Roqib pulang kerumah tanpa mengunci pintu depan balai desa.

Pada sekira pukul 23.30 Warga sekitar,Ruwah (53) melihat beras tersebut masih ada di dalam balai desa,namun pada pukul 04.10 Ruwah  melihat beras tersebut sudah tidak ada lagi dibalai desa.

Selanjutnya Perangkat Desa setempat Riyanto (36) datang ke balai desa untuk piket membersihkan balai desa,karena melihat beras tidak ada alias hilang,Riyanto kemudian melaporkan ke Kepala Desa Kalijoyo.

Diduga pelaku pencurian masuk melalui pintu samping balai desa,sebab pintu tersebut dalam keadaan rusak bekas dicongkel sedangkan jendela dalam keadaan terbuka.Atas kejadian tersebut kerugian mencapai Rp.5.000.000,-.

Sebelumnya pencurain juga terjadi disebuah rumah di Perum Puri Selatan No,1A Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni pada sabtu (22/6) lalu.Pemilik Rumah Agustus (36) mengalami kerugian sebanyak Rp.40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) karena burung murai miliknya serta beberapa set perhiasan milik istrinya dibawa kabur pencuri,beruntung Aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku saat akan menjual hasil curian.

Adalagi kaus pencurian ayam,namun nasib,Seorang pemuda yang hendak mencuri ayam,serta membawa narkoba dan senjata pemukul ,yang beraksi di Desa Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni ditangkap warga,pada minggu (23/9),Demas A (19) kini harus mendekan di jeruji besi.

Kasus pencurian berikutnya lebih tepat disebut penggelapan,seorang Wanita berinisial SB (20) seorang karyawan toko mas Gajah Kedungwuni mengelabui pemilik toko dengan cara emas gadaian yang sudah disimpan,beberapa kali diajukan kembali kepada pemilik toko seolah-olah ada gadai emas baru,sehingga pemilik toko mengeluarkan uang terus-menerus dan mengalami kerugian puluhan juta rupiah.Kini wanita yang beralamatkan Kecamatan kedungwuni itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Ros-Nk)

Powered by Blogger.