Header Ads

Korut-Korsel Akan Buka Kantor Bersama

Korut-Korsel Akan Buka Kantor Bersama
Presiden Korsel Ban Ki Moon dan Presiden Korut Kim Jong Un (AFP TV)
Jakarta -  Korea Utara dan Korea Selatan berencana membuka kantor perhubungan bersama demi memperkuat komunikasi dan pertukaran lintas-batas kedua negara.

Kementerian Unifikasi Korsel mengatakan kantor tersebut akan menjad "jalur konsultasi dan komunikasi" antara kedua negara yang dapat digunakan sepanjang waktu.

"Kami berharap relasi Korsel-Korut bisa selalu terjalin dalam kondisi stabil selama 24 jam dan 365 hari," bunyi pernyataan kementerian itu, Rabu (12/9).


Selain relasi kedua Korea, Seoul menuturkan kantor itu bisa dijadikan alternatif untuk memperkuat hubungan Amerika Serikat dan Korut. Selain untuk mengurangi ketegangan militer di kawasan.

Seoul mengatakan kantor tersebut akan segera beroperasi setelah dibuka secara resmi pada Jumat (14/9). Gedung kantor berlokasi di zona industri di Kota Kaesong, Korut.

Wilayah itu menjadi zona pembangunan bersama Korut-Korsel yang ditutup pada 2016 lalu akibat relasi kedua negara yang memanas akibat ambisi pembangunan senjata nuklir Pyongyang.

Kedua negara masing-masing dikabarkan akan menempatkan sedikitnya 20 pejabat di kantor tersebut.

Dikutip AFP, Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon dan Menteri Unifikasi Korut Ri Son-gwon akan meresmikan instasi tersebut.

Korut-Korsel sebenarnya berencana membuka kantor bersama ini pada Agustus lalu, namun ditunda lantaran mandegnya negosiasi denuklirisasi antara AS dan Korut.

Saat itu, AS mengklaim Korut tidak melakukan banyak kemajuan soal denuklirisasi yang disepakati Presiden Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un pada 12 Juni lalu di Singapura.

Karena itu, Gedung Putih membatalkan perjalanan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo ke Korut dan membuat Pyongyang tersinggung.

Namun, ketegangan mereda ketika utusan Presiden Korsel Moon Jae-in bertandang ke Pyongyang dan menemui Ki Jong-un pada awal bulan ini. Trump juga secara hangat merespons surat Kim Jong-un yang menawarkan menggelar KTT AS-Korut kedua.


(CNN Indonesia)
Powered by Blogger.