Header Ads

Fitriani dan Gregoria Diminta Belajar dari Tunggal Putra

Fitriani dan Gregoria Diminta Belajar dari Tunggal PutraPelatih tunggal putri Minarti Timur berharap ada perbaikan yang ditunjukkan atletnya di Jepang Open 2018. Dia meminta atletnya untuk berkaca pada tunggal putra.

Indonesia tanpa wakil di babak perempatfinal cabang olahraga bulutangkis Asian Games 2018 nomor tunggal putri setelah dua atlet andalannya, Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung tersingkir di babak 16 besar, Istora Senayan.

Fitriani kalah telak dari pebulutangkis India, Saina Nehwal, 6-21 dan 14-21. Sementara, Gregoria ditumbangkan PV Sindhu dengan skor 12-21 dan 15-21.

Minarti mengungkapkan evaluasi hasil atletnya. "Memang setiap anak itu berbeda-beda, secara garis besar memang fisik harus ditingkatkan, khususnya Gregoria itu fisik sama kekuatan kaki. Sementara Fitriani memang teknis dan mental yang mesti diperbaiki,"kata Minarti.

Di Asian Games 2018, tunggal putra memang menunjukkan penampilan yang impresif. Selain Jonatan yang mampu meraih medali emas, Anthony Sinisuka Ginting juga memperlihatkan daya juang yang tinggi untuk mengalahkan pebulutangkis dengan ranking yang lebih tinggi seperti Kento Momota dan Chen Long.

Khusus tunggal putri, PBSI hanya menurunkan satu wakilnya di Jepang Open yaitu Gregoria. Sementara Fitriani yang peringkatnya terus melorot sampai 40 dunia, poinnya tak masuk untuk turun di level world tour super 750. Fitri, turun di Indonesian Masters di Bangka Belitung.
(Detik.com)
Powered by Blogger.