Header Ads

Akan Dibentuk Tahanan Khusus Narkoba

Foto: Istimewa
Foto : Istimewa
Jakarta - Pemerintah menggelar Rencana Aksi Nasional (RAN) Penguatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) Tahun 2018-2019. Di antara rencana aksi tersebut adalah akan dibentuknya penjara khusus bagi terpidana narkoba.
RAN P4GN itu tertuang dalam lampiran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2018 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 28 Agustus 2018. RAN dikelompok ke dalam empat kategori, yakni Bidang Pencegahan, Bidang Pemberantasan, Bidang Rehabilitas, dan Penelitian dan Pengembangan Penanganan Penyalahgunaan Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Di Bidang Pencegahan ada sejumlah rencana aksi nasional yang akan dilakukan. Di antaranya, Sosialisasi bahaya Narkotika dan Prekursor Narkotika serta informasi tentang P4GN kepada pegawai Aparatur Sipil Negara, prajurit TNI, dan Anggota Polri, dengan penanggung jawab BNN, Kementerian PANRB, dan Kemendagri.
Kedua, penyelenggaraan Hari Remaja Internasional pada tingkat pusat dan provinsi, dan ketiga, pendirian lima Pusat Informasi Edukasi Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (PIE NAPZA) di lima wilayah rawan dan rentan Narkotika dan Prekursor Narkotika. Masih dalam kategori Bidang Pencegahan, juga ada rencana aksi nasional
dalam tiga bentuk kegiatan.
Yang petletama, tes urine kepada seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk calon ASN. Kedua, pembentukan Satuan Tugas/Relawan Anti Narkotika dan Prekursor Narkotika, dan ketiga, pelatihan kader pemuda anti Narkotika dan Prekursor Narkotika. Di bidang pemberantasan, beberapa rencana aksi nasional telah disiapkan.
Di antaranya, penyelamatan aset yang berasal dari tindak pidana Narkotika dan Prekursor Narkotika dan/atau tindak pidana pencucian uang terkait Narkotika dan Prekursor Narkotika. Kedua, pengawasan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika. Dan ke tiga, pembentukan rumah tahanan Narkotika.
Adapun RAN bidang rehabilitasi di antaranya penyediaan layanan rehabilitasi di setiap provinsi, kabupaten, dan kota, serta pendampingan Anak Korban, Anak Saksi, dan Anak Penyalahguna Narkotika dan Prekursor Narkotika. Sementara Bidang Litbang Penanganan Penyalahgunaan Narkotika dan Prekursor Narkotika menyiapkan survei prevalensi penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika, penyediaan data terkait P4GN, dan penyediaan aplikasi integrasi data terkait P4GN.
(Suara Merdeka)
Powered by Blogger.