Header Ads

Korban Gempa Lombok NTB Bertambah Jadi 392 Orang

Korban Gempa Lombok NTB Bertambah Jadi 392 Orang
Tim SAR bersama TNI masih menyisir puing-puing Masjid Jabal-Nur,
 Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta - Data korban gempa bumi di Nusa Tenggara Barat terus bertambah pada hari ketujuh usai kejadian. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 392 orang meninggal dunia akibat gempa 7 skala ricther di wilayah NTB dan Bali.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan sebaran korban meninggal dunia akibat gempa berada di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang. 

Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa.


Sementara korban luka-luka tercatat 1.353 orang. Sebanyak 783 orang di antarnya luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka paling banyak berada di Lombok Utara, jumlahnya 640 orang. 

Sementara itu, pengungsi sebanyak 387.067 orang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Kerusakan fisik meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit musala rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

Hingga kini, pendataan dan verifikasi rumah jadi prioritas. Setelah proses tersebut, akan ada surat keputusan Bupati/Walikota kemudian diserahkan ke BNPB untuk selanjutnya korban menerima bantuan stimulus perbaikan rumah.


Bantuan logistik terus didistribusikan kepada pengungsi. Bantuan, baik logistik maupun relawan  terus berdatangan ke Lombok. 

(Dikutip dari CNNIndonesia.com)
Powered by Blogger.