Header Ads

Bupati Pekalongan Kenalkan Petungkriyono Hingga Manggis Ke Rusia



Kabupaten Pekalongan mendapat kehormatan besar menjadi satu dari 9 pemerintah daerah di Indonesia yang mendapat undangan dari KBRI di Moscow untuk menjadi narasumber dalam Russia - Indonesia Business Forum 2018 yg berlangsung di World Trade Center, Moscow,Kamis (2/8). 

Business Forum dalam Festival Indonesia menjadi ajang promosi perdagangan, investasi, pariwisata sebagai bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia di Rusia, dan merupakan rangkaian acara Festival Indonesia  ke 3 di Moscow Rusia yang berlangsung dari tanggal 2-5 agustus 2018.

Acara business forum dibuka langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untul Rusia dan Belarusia, M. Wahid Supriyadi dan menghadirkan keybote speaker Menteri Perancanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

Rusia, menurut Wahid Supriyadi merupakan pasar potensial dengan lebih dari 147 juta orang penduduk dan pertumbuhan angka kalangan menengah dan purchasing power yang cukup tinggi. Berdasarkan data Federal Custom Service Rusia, total perdagangan Indonesia dan Rusia tahun 2017 mencapai USD 3,27 milyar , meningkat 25,2 persen dari tahun 2016, dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD 1,69 milyar

Sementara Bupati Pekalongan, dalam kesempatan sebagai salah satu  pembicara dalam diskusi panel dengan tema "Industri, Energi, dan Potensi Wilayah : Perdagangan dan Peluang Kerjasama " menyampaikan potensi-potensi strategis berbagai sektor yang dimiliki oleh Kabupaten Pekalongan.


"Salah satu investasi yang kita tawarkan kepada investor adalah kawasan industri terutama textile karena bahan baku textile banyak di rusia seperti kapas,kita kenalkan juga potensi batik yang sudah menjadi komoditas internasional dan sudah diakui,kita kenalkan juga kekayaan alam kita petungkriyono national nature heritage,"tuturnya.

Dilanjutkan,pihaknya juga mengenalkan manggis yang dihasilkan oleh kabupaten pekealongan,kedepan tidak menutup kemungkinan kabupaten pekalongan bisa melakukan perdagangan langsung melalui jalur perdagangan yang sudah disiapkan oleh Bisnis Forum Indonesia-Rusia tersebut.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.