Header Ads

Wereng Batang Coklat Merajalela,20 Hektare Sawah Terancam Puso

KAJEN - Seluas 971 hektare sawah di Kabupaten Pekalongan diserang hama wereng,dimana 20 hektare diantaranya terancam gagal panen atau puso lantaran serangan hama wereng sudah berat,hal tersebut sebagaimana data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan.

Adapun selama musim tanam April - September (Asep) 2018, petani padi dihimbau untuk untuk mewaspadai serangan hama wereng batang coklat. 

Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan Siswanto,mengatakan bahwa untuk mengendalikan serangan hama wereng batang coklat, DKPP Kabupaten Pekalongan setiap hari melakukan gerakan pengendalian hama tersebut. Petani pun diimbau untuk rutin melakukan pengamatan hama wereng di sawah. Jika serangan dinilai mengkhawatirkan, petani diminta untuk segera melapor ke dinas terkait untuk segera dilakukan pengendalian terpadu agar hama wereng tidak menyebar dengan cepat. 

"Akibat faktor musim, musim tanam Asep ini memang rawan hama wereng batang coklat. Ada juga ancaman tikus dan sundep namun masih kecil dan bisa dikendalikan," tuturnya.

Dijelaskan,serangan hama wereng batang coklat ini, hampir merata di seluruh wilayah di Kabupaten Pekalongan dari luasan tanaman padi 15.411 hektare, sekitar 971 hektare di antaranya terserang hama wereng,bahkan, 20 hektare dikategorikan serangan berat, sehingga tanaman padi bisa terancam gagal panen.

"Untuk langkah-langkah pencegahan meluasnya serangan hama wereng pihaknya melakukan koordinasi dengan Balai Besar Peramalan Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) di Karawang, Laboratorium POPT di Pemalang, dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah. Setiap hari,dilakukan gerakan serentak pengendalian hama wereng batang coklat dengan turun langsung ke lapangan, baik oleh dinas, POPT, penyuluh, dan dinas provinsi. Obat-obatan juga sudah disiapkan untuk menekan perkembangan hama tersebut,"jelasnya.

Dikatakan,pihaknya sudah melakukan gerakan pengendalian hama wereng tersebut, diantaranya di Kecamatan Buaran, Desa Krandon, Kecamatan Sragi, dan Desa Sumujomblangbogo, Kecamatan Bojong. 

Para Petani juga dihimbau untuk rutin melakukan pengamatan hama yang ada. Jika tingkat serangan masih ringan, maka secepatnya untuk dikendalikan.Pasalnya, hama wereng batang coklat jika tidak segera dikendalikan akan cepat sekali berkembang dan bisa mengancam tanaman padi. 

"Gunakan pestisida yang tepat,jangan asal semprot dengan sembarangan obat justru nanti bisa resisten (kebal). Jangan pula mencampur berbagai merek pestisida, nanti malah akan melemahkan pestisidanya itu.Jika belum waktunya jangan disemprot dulu,penyemprotan ini tindakan akhir,"pungkasnya.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.