Header Ads

Sistem Zonasi Prioritaskan Pelajar Berjarak Dekat Ke Sekolah Bukan Nilai Unas

KAJEN - Sistem Zonasi atau jarak antara rumah dan sekolah menjadi regulasi baru terkait penerimaan peserta didik baru 2018,sistem zonasi ini untuk membatasi kewilayahan supaya para pelajar tidak terlalu jauh untuk menuju ke sekolah.Hal tersebut diungkapkan oleh Aji Suryo selaku Kasi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan,Senin (2/7).

"Ini lebih mengakomodir Pelajar yang berdomisili dekat dengan sekolah dan pelajar tidak mampu menjadi preoritas utama, setelah itu nilai (Nilai Unas) baru dipertimbangkan," ungkapnya..

Dikatakan,positifnya lagi yaitu dari sistem zonasi adalah adanya pemerataan prestasi disemua sekolah,sehingga kedepan tidak ada sekolah favorit dan tidak favorit.

"Berarti sekolah harus mempersiapkan SDMnya dengan maksimal,"jelasnya.

Dijelaskan pelajar dari luar zonasi atau luar wilayah tetap diberikan quota namun hanya 5 persen saja dan setiap rombongan pelajar dibatasi 35 orang di dalam kelas..

"Untuk pengumuman online bisa dilihat oleh para pelajar dari 2-4 Juli dan print out bisa dilihat di sekolah.Kami juga menghimbau kepada masyarakat, jika ada sekolah yang memungut biaya saat pendaftaran bisa langsung dilaporkan ke kami, karena sekolah tidak diperkenakan menarik biaya saat pendaftaran,"imbuhnya.

Ditambahkan terkait banyaknya pelajar yang melegalisir akte dan KK untuk mendaftar kesekolah,pihaknya mengatakan bahwa  tidak ada peraturan yang menegaskan untuk mendaftar sekolah harus membawa foto kopi kartu keluarga dan akte kelahiran yang dilegalisir.(ros-nk)


Powered by Blogger.