Header Ads

Pembebasan Lahan Pembangunan Tanggul Rob Belum Ada Titik Temu

KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,meninjau pengerjaan pembangunan tanggul raksasa penahan rob di semut Wonokerto Kabupaten Pekalongan,Rabu (18/7).

"Hari ini kita cek semua item pekerjaan,baik paket satu,paket dua,paket tiga dan paket empat,karena pembuatan tanggul rob prosesnya harus berjalan cepat,"ungkapnya.

Dikatakan,proses pembangunan tanggul pengendalian banjir rob tersebut masih terkendala proses pembebasan dikarenakan masih menunggu peta bidang dari BPN.

"Dana untuk pembebasan ini sharing,ada dari pemerintah pusat APBN dan ada dari pemerintah provinsi dan APBD,jadi empat paket pekerjaan ini seluruh biaya pembebasannya menggunakan pola sharing,"jelasnya.

Ketika ditanya mengenai warga yang meminta ganti rugi dengan harga yang tinggi,Bupati meminta agar warga yang tanahnya terkena tanggul untuk bersama-sama atau tidak mempersulit,karena ini merupakan beban dan persoalan bersama.

"Kita menggunakan harga appraisal,tapi kita juga menghimbau untuk warga yang tanahnya terkena tanggul ini agar untuk bersama-sama,pemerintah sudah serius dengan mengeluarkan dana yang tidak kecil,total hampir Rp 600 miliar,"tuturnya.

Sementara itu salah seorang warga sekaligus pemilik tambak,Durat, mengatakan belum ada titik temu soal harga antara warga dan pemerintah.

"Ya saya mintanya nettnya ya 400 ribulah per meter,tapi belum ada titik temu harga,sedangkan proyek ini berjalan tanahnya sementara disewa kemudian diurug harga sewa ya 500 ribu per orang,"pungkasnya.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.