Header Ads

Mengaku Bisa Datangkan Emas Dan Gandakan Uang,Tunjung Jerat Jamaah Pengajian

KAJEN - Lantaran melakukan penipuan berkedok pengajian dengan menjanjikan emas dan bisa menggandakan uang,Tunjung Hariyadi (33) warga Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, ditangkap aparat Satreskrim Polres Pekalongan,pada Kamis (5/7).


Kapolres Pekalongan,AKBP Wawan Kurniawan mengungkapkan bahwa lelaki yang sering disebut gus oleh jamaahnya dan mengontrak rumah di perum Pisma Bebel Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan tersebut, telah menggasak milyaran rupiah dari para korbannya.

"Pelaku awal operasinya di ungaran dan setelah merenggut dari dua korbannya,kemudian berpindah ke perum pisma dan mulai mencari korbannya,dengan modus pengajian kemudian menjanjikan bisa mendatangkan emas dan menggandakan uang,korbannya sebenarnya sudah banyak,"ungkapnya.

Dikatakan,Korban yang sudah melapor ke Polres Pekalongan baru 5 orang,dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah,sedangkan data dari pihak kepolisian uang yang masuk ke salah satu rekening Pelaku pada tahun 2016 mencapai Rp. 720 juta.



"Keris dan jimat lainya juga digunakan agar para jemaah percaya bahwa pelaku bisa mendatangkan emas,padahal hal tersebut tipu muslihat pelaku, emas ia letakan di suatu tempat saat pelaku menjalankan aksinya, kemudian ia menunjuk tempat tersebut dan memerintahkan para jemaah melihat bahwa ada emas ditempat yang ia tunjuk," jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu beberapa buku tabungan, buku Kitab Mujahadah, keris warna hitam, batu pusaka,dan seuntai kalung imitasi.

Kapolres Menduga masih banyak korban yang belum melapor,sehingga pihaknya menghimbau agar
masyarakat tidak mudah tergiur oleh janji penggandaan uang apalagi oleh orang yang tidak dikenal.

"Pelaku akan dijerat Pasal ganda yaitu 378 dan 372 dan akan menjalani kurungan selama 4 tahun,"pungkasnya.


Sementara itu,Pelaku mengaku telah menjalankan aksinya beberapa tahun lalu, dan uang hasil menipu ia gunakan untuk membayar hutang dan membangun rumah.

"Saya gunakan, untuk membangun rumah seluas sekitar 400 meter persegi di Ungaran, sisanya untuk membayar hutang,saya juga mengatakan bisa menyembuhkan sakit dengan jimat," ungkap pelaku.



Powered by Blogger.