Header Ads

Edarkan Uang Palsu,Seorang Ibu Rumah Tangga Diringkus Aparat

KAJEN - Berkat laporan masyarakat yang resah adanya peredaran uang palsu,dua orang pengedar uang palsu berhasil diringkus aparat Polres Pekalongan,satu diantaranya adalah ibu rumah tangga.Kedua tersangka ditangkap di depan mushola terminal kedungwuni kabupaten pekalongan,pada sekira pukul 19.00 Wib,Jum'at (27/7) kemarin.
 
Adalah Sri Yinawati (47) seorang ibu rumah tangga dan Dio Stefanus (25) keduanya merupakan warga Dusun Kendalduwur Desa Sidorejo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.
 
Kejadian bermula saat anggota unit Reskrim Kedungwuni mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang mengedarkan dan menyimpan uang palsu.Kemudian petugas melakukan penyelidikan tentang adanya informasi tersebut.
 
Selanjutnya pada hari jum’at tanggal 27 Juli 2018 sekira pukul 19.00 wib di Depan Musholla Terminal Kedungwuni Kelurahan Kedungwuni Timur Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan,petugas dari Polsek Kedungwuni berhasil mengamankan kedua tersangka yaitu Sri Yinawati dan Dio Stefanus.
 
Setelah di cek tas yang dibawa oleh Dio Stefanus,petugas mendapati pecahan uang kertas Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah) palsu sebanyak 175 (seratus tujuh puluh lima) lembar , sedangkan didalam tas yang dibawa oleh Sri Yinawati ditemukan uang kertas Rp. 100.000,-(seratus ribu rupiah) palsu sebanyak 9 (sembilan) lembar,sehingga total pecahan uang kertas palsu yang didapatkan sebagai barang bukti sebanyak  184 (seratus delapan puluh empat) lembar uang pecahan 100 ribuan.
 
Kedua tersangka yang telah mengakui perbuatannya kini terancam Pasal 36 (3) UU no 7 th 2011 yo  pasal 55 (1) ke 1 KUHP subsider pasal 36 (2)  UU no 7 th 2011 yo pasal 55 (1) ke 1 KUHP,dengan ancaman hukuman   penjara maksimal 15 tahun dan denda paling banyak 50.000.000.000,-.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.