Header Ads

Tak Terima Anaknya Ditegur,Bagong Aniaya Seorang Nenek

KAJEN - Seorang nenek,Suirah (70) warga Dukuh Pesuruhan Desa Purworejo Kec.Sragi Kabupaten Pekalongan,menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri,Tego Mulyo Alias Bagong (30),di halaman rumah milik korban,pada sekira pukul 09.30 Wib,Kamis (7/6).
 
Kejadian bermula saat Korban melihat anak tersangka memegang ayam milik korban dan selanjutnya korban menegur anak tersangka agar tidak memegang ayam miliknya,Istri tersangka yang mendengar anaknya ditegur oleh korban,selanjutnya menceritakan kepada suaminya alias Tersangka.
 
Tersangka yang tidak terima anaknya ditegur,selanjutnya mengambil golok dan menghampiri Korban yang saat itu bersama Warsiin (44),langsung  menyekap leher Korban dengan menggunakan tangan kiri  sedangkan tangan kanan Tersangka memegang golok,sambil mengatakan ” tak panteni....asu, celeng....”kepada korban, kemudian Tersangka menggores bagian wajah Korban sebanyak 2 kali hingga Korban meronta kesakitan dan terjatuh ditanah hingga kepalanya membentur batu. 
 
Selanjutnya Tersangka hendak menyekap leher korban kembali namun saat itu Warsiin (44) dan Rohini (22) yang melihat kejadian tersebut berusaha melerai,Kemudian Tersangka langsung pergi meninggalkan TKP sambil membawa golok.
 
Atas kejadian tersebut Korban mengalami luka sobek dibagian dahi sepanjang 5 cm, luka sobek pada jari telapak tangan kiri dan luka memar pada kepala.
 
Kini Tersangka telah ditangkap oleh Aparat Polsek Sragi bersama barang bukti berupa satu potong kaos warna biru dan sebilah golok sepanjang 30 cm.
 
Tersangka diduga melanggar pasal UU Darurat RI No.12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat 1 tentang membawa senjata tajam tanpa ijin dan pasal 351 KUHP.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.