Header Ads

Launching Aplikasi E BOS Line,Bupati Tantang Guru Berinovasi

KAJEN - Aplikasi E Bos Line Dindikbud Kabupaten Pekalongan di launcing oleh Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi,SH MSi.,di GPu Kajen,Kemarin.

Peluncuran sistem aplikasi E BOS On Line / Elektronik  Belanja Operasional Sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diinisiasi Sekretaris Dindikbud  Susanto Widodo yang diharapkan menjadi solusi bagi para pendidik untuk menguatkan  tugas dasarnya. 

“Dengan aplikasi elektronik E BOS On line ini para guru akan teringankan hal yang bersifat administrative sehingga lebih focus dalam mengajar” Ungkap Bupati.

Aplikasi E bos On line adalah system alat bantu aplikasi pengelolaan keuangan BOS   yang meliputi penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan di tingkat Satuan Pendidikan agar menjadi menjadi  lebih cepat, akurat, akuntabel dan transparan, dikarenakan mekanisme laporan BOS selama ini masih manual sehingga lamban dan rumit. 

Oleh karena itu saya menyambut baik inovasi  Sekdin Dindikbud ini dalam  memunculkan E Bos On Line ini, karena nantinya semua yang  berkaitan dengan melakukan penatausahaan, Perbendaraaan Bos baik rancangan kegiatan, buku kas umum, buku pembantu serta surat pengesahan akan segera dapat penuhi dalam waktu singkat. 

Ia menaruh harap  Dindikbud terus menerus melakukan inovasi atau tidak berhenti. Bangsa yang besar bukan bangsa jumlah pendudukanya banyak akan tetapi bangsa yang besar adalah bangsa yang paling cepat menyikapi perubahan di era melenial.

”Oleh karena itu kita tidak boleh berhenti , paradigm lama harus ditinggal sehingga guru tidak hanya sibuk persoalan administasi saja, melupakan substansi dasar yaitu mendidik anak anak secara penuh”terangnya.


Dinas Pendidikan Dra. Sumarwati menyampaikan bahwa di DIndikbud telah diterapkan berbagai aplikasi antara lain E-PKG elektronik Penilaian Kinerja Guru, E-PAK Elektronik Penilaian Angka Kredit. Semua apliakasi tersebut muaranya untuk meningkatkan kualitas administrasi dan system pengajaran.

Sementara Sekdin Dindik Susanto Widodo menyampaikan Output yang akan dihasilkan dari EBOS online ini penatausahaan pada Bendahara BOS meliputi  Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS), Buku Kas Umum (BKU), Buku Pembantu Kas Tunai, Buku Pembantu Bank, Buku Pembantu Pajak, Buku Pembantu Rincian Obyek, Surat  Permintaan Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP3B),  Surat Pengesahan Pendapatan dan Belanja (SP2B) dan Surat Pernyataan Tanggung jawab, dengan output tersebut diharapkan dapat memudahkan  penatausahaanya dengan satu langkah input bukti  realisasi pada BKU akan  membukukan seluruh penatausahaan yang disyaratkan dalam petunjuk pelaksanaan dan BOS. 

Manfaat untuk  Pemerintah Daerah dengan  Implementasi Elektonik  Dana Bantuan Operasional Bos (EBOS) Online adalah mendukung proses penganggaran dan penyusunan Laporan Keuangan Daerah yang semakin cepat dan akuntabel seiring dengan semakin baiknya Sistem Pengendalian Internal, kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern sehingga akan dapat senantiasa memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian.

Terakhir,Bupati menantang para guru lain untuk membuat inovasi yang berbeda. Dan akan dijanjikan umroh jika mampu melakukan inovasi. Seperti jika guru dapat menemukan cara mengajar cepat dan tepat sesuai kondisi daerah. 

“Saya akan memberikan umroh jika ada yang melakukan inovasi cara mendidik yang efektif di daerah rob atau pegunungan. Tentunya harus original dan telah melewati penilain dari dindik.”pungkasnya.
Powered by Blogger.