Header Ads

Peras Kepala Desa,Tiga Oknum Wartawan Diamankan Aparat

KAJEN - Tiga oknum wartawan mingguan berinisial  NS,S dan MM ditangkap Aparat Kepolisian lantaran memeras beberapa Kepala Desa di Kabupaten Pekalongan,Rabu (2/5) malam kemarin.

Ketiga Oknum wartawan tersebut ditangkap di Kecamatan Lebakbarang sesaat setelah mencoba memeras salah seorang kepala desa,hingga kamis siang kemarin ketiga oknum wartawan tersebut masih terus dimintai keterangan.bahkan beberapa kepala desa ikut mengawal pemeriksaan tersebut.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Lebakbarang,Sapto Priyono mengaku resah dan heran karena para wartawan tersebut selalu datang jika ada pencairan dana.

"Setiap harinyanya itu 10 sampai 20 orang itu datang,sehingga Kepala desa tinggal dirumah sendiri seperti maling dikejar-kejar (oknum wartawan),lha kepala desa kan menjalankan tugas berdasarkan undang-undang dan aturan,"katanya.

Dikatakan,oknum wartawan seringkali meminta uang bensin sambil menekan atau mengancam.

"Katanya profil desa mau dimuat dan harus bayar satu juta,lha ini apa-apaan,ada yang ketakutan ya.... sana minta berapa ya ada yang ngasih.Buat apa profil desa dimasukin majalah,wong Bupati aja udah mbaca,"jelasnya.

Sapto berharap Oknum wartawan tabloid atau majalah tidak usah menekan para kepala desa terutama di Kecamatan Lebakbarang.

"Karena apa ,kita sudah ada yang mengawasi,ada kepolisian ada kejaksaan itu malah sudah ada MoUnya....saya sudah mengatakan kalau ada yang tidak baik silahkan ditegur,bukan mencari kesalahan ujung-ujungnya minta duit,"ungkapnya.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto mengungkapkan bahwa ada dugaan pemerasaan yang dilakukan oleh ketiga wartawan tersebut.

"Kalau pak kades tidak memberikan sesuatu,maka oknum wartawan tersebut akan memuat hal-hal yang buruk tentang desa terutama tentang pembangunan maupan tentang program PTSL,"jelasnya.
(ros-nk)
Powered by Blogger.