Header Ads

Kapolres Pekalongan Larang Sebar Video Dan Foto Teror Bom Disurabaya

KAJEN -  Foto Korban dan Video aksi teror bom di rumah ibadah di Surabaya dilarang untuk disebar,hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si,Minggu (13/5).

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk menghentikan penyebaran foto dan video korban aksi teror. Hal ini selain menjaga perasaan keluarga korban,juga tindakan tersebut dapat dijerat pidana,"ungkapnya.

Kapolres Pekalongan mengatakan, foto korban maupun kondisi lokasi bom merupakan informasi yang dikecualikan. Hal ini sesuai UU Nomor 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Foto korban maupun kondisi lokasi bom merupakan  informasi yang bersifat ketat, terbatas, serta rahasia sesuai dalam Pasal 17 UU Keterbukaan Informasi Publik,"jelasnya. 

Dikatakan,kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menahan diri untuk tidak terprovokasi. Serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan, dalam hal ini adalah pihak Kepolisian.
Powered by Blogger.