Header Ads

Ibu Balita Gizi Buruk Malas Masak,Munafah Asip Beri Cooking Class

KAJEN - Bantuan gizi buruk diserahkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan,Hj.Munafah Asip Kholbihi kepada balita gizi buruk di Puskesmas Tirto 2,Jum'at (25/3).

Bantuan gizi buruk tersebut merupakan bantuan CSR Bank Jateng yang diberikan kepada balita gizi buruk diwilayah Puskesmas Tirto 2 meliputi Desa Tegal Dowo,Karang Jompo,Mulyorejo dan balita gizi kurang di pengungsian rob.

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan,Hj.Munafah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa balita gizi buruk banyak faktor penyebabnya bukan hanya karena dari keluarga miskin saja.

"Latar belakang balita gizi buruk bukan hanya karena orang tuanya tidak punya uang,tapi banyak juga yang karena ibunya malas masak,ibu-ibu muda banyak sekali yang sukanya beli bahkan ada yang suka ngasih anak duduh (Kuah) sarimi saja,ada lagi yang ibunya kerja,sibuk,anaknya dikasih kerupuk saja,kalau sudah kenal kerupuk tentu anak jadi malas makan nasi,"

Untuk itu,Pihaknya memberikan kelas masak atau Cooking Class kepada ibu balita gizi buruk agar bisa memasak untuk anak-anaknya dengan bahan-bahan sederhana.

"Uang lima ribu padahal cukup buat masak,kangkung kan paling seribu ya,kalau malas masak satu-satu bisa nasi campur kangkung campur tahu ditim,disempatkan sedikit waktu bisa buat masakin anak,"ungkapnya.

Cooking class tersebut akan diberikan oleh tim Pkk,dengan tujuan ibu-ibu bisa memasak yang bervariasi untuk anak-anaknya dan anak-anak menyukai serta lahap,tentu dengan bahan yang yang sederhana dan mudah didapatkan.

Dari sekian banyak balita gizi buruk terdapat 1 balita yang berumur 2 tahun namun memiliki berat hanya 5 kg.Sementara itu salah seorang ibu balita gizi buruk Rosyati mengungkapkan bahwa anaknya telah berusia 4,5 tahun namun hanya memiliki berat 13 kg dan selama ini sudah mendapatkan bantuan susu dari Puskesmas,dirinya mengaku merasa sangat senang atas bantuan dari CSR bank Jateng tersebut.(ros-nk)
Powered by Blogger.