Header Ads

Dukung Usaha Kecil Warga Miskin,Bupati Beri Bantuan UEP

KAJEN – Warga miskin yang memiliki usaha seperti bengkel, menjahit, warung dan peternak, didukung oleh Pemkab Pekalongan untuk terus bertahan dan berkembang,terbukti dengan adanya bantuan Usaha Ekonimi Produktif (UEP) bagi 100 keluarga miskin,yang diberikan di aula Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan.Selasa (8/5).
  
Bupati mengungkapkan bahwa bantuan peralatan usaha bagi keluarga miskin tersebut dalam rangka meningkatkan ketahanan sosial keluarga sesuai persyaratan yang ditentukan.

 “Bantuan yang diberikan Pemerintah ini kepada bapak-ibu sekalian agar memiliki mental, semangat dan harapan bagi keluarga serta meningkat usahanya,” ujar Bupati.

Bupati dalam kesempatan itu, memberikan semangat kepada para penerima manfaat yang seluruhnya adalah keluarga miskin agar tidak menyerah dengan usaha yang dijalaninya. 

“Bapak ibu tetap semangat dalam berihktiar sesuai usahanya masing-masing. Namun jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar usahanya lancar dan dapat meningkatkan ekonomi keluarga,” terang Bupati diamini seluruh penerima bantuan UEP.

Bupati berharap bantuan yang telah diterima agar dapat dimanfaatkan dengan baik dan semoga dapat membantu keluarga miskin di Kabupaten Pekalongan agar berkembang dan ke depannya mampu meningkatkan usaha keluarga miskin menjadi lebih baik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Dra. Nuryatul Falaah dalam laporannya menyampaikan bahwa penerima bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) adalah mereka yang telah terdaftar dalam BDT (Basis Data Terpadu) tahun 2015, yang mana mereka adalah pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Keluarga Sejahtera (KJS) maupun Kartu PKH.

Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka untuk memberdayakan keluarga miskin yang memiliki usaha dalam rangka meningkatkan taraf hidupnya menuju kemandirian, meningkatkan pendapatan bagi mereka dan merubah pola pikir dari ketergantungan menjadi tidak ketergantungan.

Lebih lanjut, Falaah melaporkan bahwa penerima fasilitasi bantuan UEP berjumlah 100 orang, yang meliputi 6 Kecamatan yakni Kecamatan Kajen diwakili oleh Desa Salit sebanyak 10 orang, Kecamatan Wiradesa diwakili dari Desa Karangjati sebanyak 10 orang, Kecamatan Kandangserang yang diwakili dari Desa Luragung sebanyak 10 orang, Kecamatan Karangdadap yang diwakili dari Desa Kaligawe sebanyak 10 orang, Kecamatan Doro yang diwakili dari Desa Kutosari sebanyak 10 orang dan Kecamatan Bojong yang diwakili dari Desa Sumurjomblangbogo sebanyak 50 orang.(ros-nk)

Powered by Blogger.