Header Ads

Peringati Hari Kartini,Pemkab Pekalongan Pecahkan Rekor MURI Makan Megono Terbanyak

KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Kartini,Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar kegiatan pemecahan Rekor MURI dengan makan Nasi Megono terbanyak yaitu 16.310 porsi,di Lapangan Alun-Alun Kajen Kabupaten Pekalongan,Sabtu pagi (21/4).

Dengan drescode baju koko putih dan sarung batik bagi laki-laki dan baju kebaya bagi perempuan,terlihat ribuan masyarakat tersebut berkumpul untuk makan nasi megono secara bersama-sama,meskipun harus berpanas-panasan ditengah hangatnya matahari pagi.

Bupati Pekalongan,Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja mengangkat nasi megono karena menjadi makanan khas kabupaten pekalongan.

"Sejarahnya,dulu pasukan mataran yang akan menyerang batavia pada abad ke 16-17 transitnya di kabupaten pekalongan,kemudian saat lauk pauknya habis,diolahlah nangka muda dirajang dicampur kelapa muda dan dikasih bumbu jadilah megono itu.Itu sedap sekali, apalagi dinikmati dengan tempe,tahu dan makanan yang lain,"ungkapnya.

Dikatakan,pihaknya menyediakan nasi megono dalam wadah besek atau anyaman bambu sebanyak 16.310 bungkus.Bupati berharap peringatan hari kartini bisa mengangkat nilai-nilai tradisional di kabupaten pekalongan.

"Saya berharap peringatan hari kartini di kabupaten pekalongan bisa mengangkat nilai-nilai tradisional atau keunggulan tradisional yang kita miliki sehingga akan menjadi sinergi agar masyarakat ada pemberdayaan,memiliki value,"harapnya.

Ketua DPRD,Hj.Hindun mengungkapkan bahwa adanya peringatan hari kartini ini akan semakin mendorong perempuan untuk semakin berkontribusi dalam pembangunan.

"Hari kartini ini juga menjadi inspirasi bagi perempuan wanita diseluruh indonesia,karena mengingatkan kita semua ada seorang tokoh perempuan yang berusaha memajukan kaumnya,"terangnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pekalongan,Ir. Arini Harimurti mengatakan bahwa ibu Kartini memiliki cita-cita yang tinggi bagi perempuan indonesia.

"Ibu kartini itu memiliki cita-cita yang tinggi bukan hanya sekedar emansipasi,tapi emansipasi ini masuk menjadi cita-cita kita,kita harus punya cita-cita yang tinggi memperjuangkan bagaimana perempuan di kabupaten pekalongan bisa semakin sejahtera dan perempuan bisa ikut berperan secara aktif didalam pembangunan,"imbuhnya.(Ros-Nk)
Powered by Blogger.