Header Ads

LSM Pertanyakan Munculnya Sertifikat Tanah Yang Akan Dihibahkan

KAJEN - Rencana Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk menghibahkan tanah seluas 23 hektar untuk Pusat Pendidikan Latihan (Pusdiklat) Polri seluas 23 hektar kini menemui sedikit kendala,sebab terbit setrifikat tanah seluas 6 hektar yang masuk dalam rencana untuk dihibahkan tersebut.

Sejumlah aktivis Kota Santri kemarin mempertanyakan adanya sertifikat tanah seluas 6 hektar tersebut ke pihak Desa Limbangan Karanganyar hingga ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan.

Kepala Desa Limbangan, Kecamatan Karanganyar, Nugroho ketika dikonfirmasi membenarkan adanya sertifikat tanah seluas 6 hektar yang mana terbagi sekitar 71 bidang. 

"Sebelum saya mejabat memang sertifikat untuk 6 hektar tersebut sudah ada. Sedangkan sampai saat ini yang dihibahkan untuk pusdiklat ada sekitar 17,2 hektar," terangnya.

Sementara itu Tangguh,salah seorang aktivis LSM Kabupaten Pekalongan,mengatakan bahwa pihaknya mendapat aduan dari masyarakat Desa Limbangan adanya sertifikat tanah tersebut.

"Setelah dipelajari ternyata tanah tersebut merupakan aset yang hendak di hibahkan untuk Pusdiklat Polri,ternyata dahulu tanah tersebut yang hendak dihibahkan seluas sekitar 23 hektar, namun sekarang 6 hektar tersebut sudah terbit sertifikat milik. sehingga yang dihibahkan hanya 17 hektar?ini bagaimana?"tanyanya.


Powered by Blogger.