Header Ads

Herry IP Poles Kevin/Marcus dan Ganda Putra Lainnya Bak Ciptakan Karya Seni

Herry IP Poles Kevin/Marcus dan Ganda Putra Lainnya Bak Ciptakan Karya SeniHerry Iman Pierngadi menganggap mendidik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda putra lainnya di pelatnas PBSI seperti menciptakan karya seni. Dia tak bisa berlaku otoriter.

Herry sudah menangani pelatnas bulutangkis untuk level utama sejak 1999. Dia meneruskan tongkat estafet dari Christian Hadinata. 

Dengan modal pengalaman saat menjadi pemain, 'mencuri' ilmu dari senior--utamanya Christian Hadinata-- , pendidikan di diploma kepelatihan di IKIP Jakarta (sekarang Universitas Negeri Jakarta), Herry hanya pernah tergeser satu kali di pelatnas. 

Sederet pemain top dihasilkannya. Termasuk Tony Gunawan/Candra Wijaya yang meraih medali emas Olimpiade 2000 Sydney. 

"Melatih itu seni, bisa juga seperti koki. Kalau program boleh sama, belum tentu hasilnya sama. Tangannya beda, matanya beda maka hasilnya akan beda," ujar Herry dalam obrolan dengan detikSport. 

Karena menganggap melatih sebagai sebuah kerja seni, Herry pun tak bisa menerapkan gaya otoriter kepada pemainnya. Dia lebih menyukai komunikasi dua arah. 

"Dalam menangani pemain, saya menerapkan kepelatihan yang komunikatif. Komunikasi berjalan dua arah antara pemain dan pelatih," kata pelatih 56 tahun itu. 
(Detik.com)
Powered by Blogger.