Header Ads

DPO Kasus Obat Terlarang Diminta Menyerahkan Diri

KAJEN - Dua pengendara sepeda motor yang  membawa obat terlarang dan dipaksa berhenti oleh Aparat Kepolisian,malah menambah laju kendaraanmya,alhasil pembonceng jatuh tersungkur sedangkan pengendara sepeda motor Vega tersebut melarikan diri dan menjadi DPO,Kamis (5/4).

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., melalui Kasubbag Humas AKP Mmengatakan bahwa tersangka yang ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba tersebut,diduga menjadi kurir psikotropika jenis obat Riklona.

"Pelaku yang berhasil ditangkap dan diamankan petugas bernama Syarifudin A , 21 tahun merupakan seorang pedagang yang tinggal di Dukuh Gembong Kelurahan Kedungwuni Barat Kecamatan Kedungwuni kabupaten Pekalongan," ungkapnya.

Adapun tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang laki-laki dengan ciri-ciri tangan dan kaki bertato serta rambut disemir kuning yang sering  membawa obat  di wilayah Desa Podo kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

"Setelah melakukan penyelidikan petugas menemukan seorang laki - laki dengan ciri - ciri mirip yang di informasikan oleh warga tersebut membonceng sepeda motor  Yamaha Vega hitam dan melintas di jalan raya Desa Podo Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, Petugas  selanjutnya memerintahkan sepeda motor tersebut untuk berhenti, namun pengendara malah menambah laju kendaraan tersebut sehingga pemboncengnya terjatuh sedangkan pengendara sepeda motor Yamaha Vega tersebut melarikan diri."

Berdasarkan keterangan Tersangka bahwa tersangka telah membawa ( delapan ) butir obat Riklona namun sempat dibuang terlebih dahulu pada saat diperintahkan untuk berhenti. Kemudian petugas  memerintahkan Tersangka untuk menunjukan obat Riklona tersebut dan  8 ( delapan ) butir obat Riklona di temukan di pojok depan halaman rumah warga.

"Tersangka Syarifudin A akan diancam dengan pasal Pasal 62 UU RI No : 5 Th 1997 tentang Psikotropika , dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,-," jelasnya.
 
Pihaknya juga menghimbau kepada salah satu pelaku yang berhasil melarikan diri untuk segera menyerahkan diri kepada petugas,karena cepat atau lambat pasti akan tertangkap.
Powered by Blogger.