Header Ads

Hj. Hindun Terangkan Skema Penyusunan Kerja Pansus LKPj Bupati

KAJEN - Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan,Hj. Hindun, menerima langsung kunjungan dari sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Kendal yang tergabung dalam Pansus LKPj Bupati Kendal,pada Jumat (6/4) kemarin.
Adapun kunjungan  yang berjumlah sekitar sepuluh orang tersebut dipimpin oleh Ketua Pansus DPRD Kabupaten Kendal, Nasir,untuk melaksanakan studi komparasi soal pansus LKPj di DPRD Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut ketua rombongan yaitu, Nasir mempertanyakan mengenai skema penyusunan kerja dalam pansus LKPj bupati.

Hj. Hindun yang didampingi oleh anggota DPRD Pekalongan Abdul Munir dan Sofwan Sumadi dan Setwan M Zaki ,mengemukakan bahwa mengenai mekanisme kinerja Pansus LKPj bupati di Kabupaten Pekalongan dibagi menjadi empat pansus.

"Dalam proses pembahasan kerjanya ada kesempatan kunjungan kerja satu kali dengan dua materi," ungkapnya.

Sementara itu anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir menambahkan, setelah semua materi dibahas dalam pansus, terdapat satu tahapan yaitu rapat konsultasi dengan bupati.

"Rapat konsultasi ini, bertujuan untuk menyinkronkan dan menelaah ulang apakah ada terdapat kesalahan data atau lainnya sebelum hasil pembahasan di tingkat masing-masing pansus di bawa ke rapat paripurna.Catatan riil tentu kami sampaikan apa adanya. Apabila merah ya kita sampaikan merah, apabila putih ya kita sampaikan putih. Dalam perjalanan pembahasan di tingkat pansus terdapat kunjungan kerja dalam provinsi satu kali," jelasnya.

Dikatakan,untuk proses membedah anggaran, DPRD Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan sebuah lembaga swasta yaitu Fitra.

"Setelah Fitra mengeluarkan hasil kajiannya, langkah selanjutnya adalah menyinkronkan hasil telaah versi Fitra dan tim gabungan di DPRD Kabupaten Pekalongan."

Hj.Hindun menambahkan Setiap rekomendasi harapannya adalah agar ditindaklanjuti oleh Bupati dengan penyampaian yang objektif.

Tidak lupa ketua DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut, juga menyampaikan rasa terimakasihnya karena telah memilih Kabupaten Pekalongan menjadi daerah tujuan studi komparasi.
Powered by Blogger.