Header Ads

Bank Jateng Berikan Bantuan Bagi Gizi Buruk Dan Tenaga Kebersihan

KAJEN - Bank Jateng menjadi inisiator program pemerintah daerah Kabupaten Pekalongan dalam penanganan gizi buruk .Seperti dikatakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, pada kesempatan menerima bantuan penanganan gizi buruk dari Bank Jateng, dalam rangkaian kegiatan HUT ke-55 Bank Jateng kemarin.

Dikatakan, ketika masih ada penderita gizi buruk, akan menunjukkan indikator kesehatan dan kesejahteraan di daerah masih buruk. Sehingga, dalam perjalanan dua tahun memimpin Kota Santri, bupati mengaku akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik, melibatkan berbagai pihak, termasuk diantaranya adalah perbankan.

"Penanganan gizi buruk di kabupaten pekalongan sekarang ini cukup baik, dari data temuan tahun-tahun lalu yang jumlahnya cukup banyak, tahun ini menyisakan 53 anak penderita gizi tidak baik.Sebanyak 53 anak itu kita tangani secara serius, dengan pemberian bantuan-bantuan yang muncul, termasuk bantuan pemerintah. Dengan intensif, maka Zero Gizi Buruk, tahun depan diharapkan dapat tercapai secara baik," jelas Bupati.

Sementara itu Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Sulton Syarif, mengatakan pemberian apresiasi kepada Pemkab Pekalongan dilakukan karena selama ini pihaknya senantiasa mendapat perhatian.

"Kemudian Pemkab juga melakukan langkah agresif dalam program kesejahteraan masyarakat.Sehingga ini juga memancing agresif kita untuk ikut berbuat baik, dengan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pemerintah,"ungkapnya.

Ditambahkan,terutama dalam hal Zero Gizi buruk karena dapat menyelamatkan penerus bangsa agar senantiasa terjaga gizinya dan menjadi sehat. 

Dalam kesempatan tersebut Bank Jateng memberikan bantuan sebanyak Rp 15 juta untuk penanganan Gizi Buruk dan juga memberikan apresiasi kepada tenaga kebersihan Pemkab Pekalongan, yang selama ini telah menjaga lingkungan secara baik, dengan memberikan bantuan sosial kepada para petugas kebersihan.


Diberdayakan oleh Blogger.