Header Ads

Banjir Rob Setinggi 1 Meter Genangi Pemukiman Warga

KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat melakukan pengecekan secara langsung beberapa lokasi genangan rob tinggi di wilayah Kabupaten Pekalongan,Sabtu (28/4).

Diketahui, banjir rob kembali menggenangi pemukiman penduduk di sepanjang pantai utara Kabupaten Pekalongan. Bahkan ketinggian air mencapai 70 cm hingga 1 meter di lingkungan warga, sehingga memunculkan kondisi memperihatinkan.

"Beberapa hari ini terjadi ekskalasi peningkatan air rob di sepanjang pantai utara, Pecakaran, Jambean, Wonokerto Kulon, Wiradesa, Jeruksari. Kita sudah menyelesaikan tanggul mini di Mulyorejo  dan hasilnya efektif. Sekaran ini kita sudah penetapan lokasi untuk pembangunan tanggul besar melintang," tandas bupati.

Diungkapkan,terkait kondisi di Desa Pecakaran, Jambean, Kecamatan Wonokerto, Bupati akan melakukan peninggian jalan sekitar satu meter, sepanjang 1 km pada tiga ruas jalan setempat, dan membuat tanggul untuk melindungi pemukiman warga.

"Tadi kita terjebak rob tinggi, dan di sini memang merupakan lokasi yang parah, maka akan kita tangani langsung tahun ini menggunakan dana Rehabilitasi Rekonstruksi senilai Rp 7 miliar, serta langsung akan digarap tahun ini," jelas Asip.

Rombongan Bupati dan OPD yang nekat masuk di Gang Donal sempat terjebak rob setinggi 70 cm,bahkan hingga air rob masuk ke dalam mobil,walaupun demikian tidak terjadi kendala dalam pengecekan rob tersebut.

Sementara itu,Umi warga Desa Jambean Kecamatan Wonokerto mengatakan bahwa saat rob tinggi mereka tidak dapat melakukan lelang, karena Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga kebanjiran limpasan air laut.

"Jumat (27/4) paling tinggi sampai satu meter, dan hari Sabtu ini (28/4) di Gang Donal desa ini masih tinggi mencapai 70 meter. Rob bikin kami tidak tenang dan tidak nyaman, karena munculnya tidak mesti, kadang sore sudah tinggi, kadang tengah malam tinggi," tuturnya.




Powered by Blogger.