Header Ads

50 Mahasiswa UNIKAL Lakukan Fungsi Penguatan Di 10 Kampung KB

KAJEN – Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH, Msi menerima Sebanyak 50 Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kab. Pekalongan baru-baru ini.

Para Mahasiswa yang diserahkan oleh Rektor Unikal H. Suryani, SH, M.Hum tersebut akan melakukan fungsi penguatan di 10 Kampung KB Kabupaten Pekalongan, yaitu di desa Salit-Kajen, Dadirejo-Tirto, Podo-Kedungwuni, Randumukti-Bojong, Galangpengampon-Wonopringgo, Mejasem-Sragi, Pegandon-Karangdadap, Karangsari-Karanganyar, dan Pakumbulan-Buaran serta Warukidul-Wiradesa.

Bupati menyampaikan bahwa adalah tugas kita untuk menyiapkan generasi yang kuat, sejahtera dan harus berpendidikan yang seimbang antara pendidikan formal dan pendidikan agamanya. 

“Ayo bangun dua-duanya jiwa dan raga. Saya yakin adik-adik dapat memberi motivasi pada masyarakat yang sudah ikut KB untuk meningkatkan pendidikan baik formal maupun spiritual. Mari kita dorong mereka untuk mencari ilmu setinggi-tingginya karena nanti hanya orang-orang yang unggul saja yang akan survive dan orang-orang yang tidak mengikuti perkembangan jaman ini akan tersingkir,” ajaknya.    

Dijelaskan Bupati, pada tahun 2016, jumlah kampong KB di Kabupaten Pekalongan baru ada 1 kampung KB, namun pada tahun 2017 meningkat menjadi 39 kampung KB, dan harapannya pada akhir jabatan Bupati Pekalongan yaitu tahun 2021 semua desa di Kabupaten Pekalongan akan menjadi kampong KB semua. 

“Saya berharap, pada tahap kedua, PPL Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unikal nanti bersama dengan Pemkab. Pekalongan akan membentuk kampung KB baru. Insya Allah program ini akan semakin mempercepat target-target yang akan kita penuhi,” jelasnya.

Sementara itu Rektor Unikal Suryani saat menyerahkan 50 mahasiswanya mengatakan para mahasiswa peserta Praktek Belajar Lapangan PPL 1 Unikal di Kampung KB Kabupaten Pekalongan ini adalah untuk mendapat pelajaran dan arahan agar mereka mendapatkan pengalaman belajar di lapangan. 

“Semakin mereka berinteraksi dengan masyarakat secara langsung/riil maka mereka akan semakin terasah ketrampilannya, terasah kemampuan komunikasinya dan akan terbiasa menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi di masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan Kampung KB, Suryani menambahkan kalau tidak dimulai dari sekarang maka akan semakin padat jumlah penduduk di Indonesia yang prediksinya pada tahun 2070 nanti jumlah penduduk Indonesia akan menyusul China yaitu mencapai 1 milyar. 

“Ini yang harus dikendalikan mengingat lahan kita juga semakin terbatas sehingga kebahagiaan keluarga akan terancam. Ini tantangan bagi kita. Perencanaan hidup harus dimulai dari sekarang,” katanya.

Di bagian lain Yuniarti SKM, M.Kes koordinator lapangan kegiatan PBL melaporkan untuk kegiatan PBL 2018 ini Unikal berupaya menselaraskan program pembelajaran dengan program pemerintah baik pusat maupun daerah berbasis keluarga dengan tetap mengangkat tema penguatan kampong KB Kabupaten Pekalongan. 



Powered by Blogger.