Header Ads

Sejumlah Pejabat Pemkab Pekalongan Laporkan Kekayaan


KAJEN – Sejumlah pejabat Pemkab. Pekalongan mengikuti Asistensi Pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara secara Elektronik (E-LHKPN) Pemerintah Kabupaten Pekalongan di Aula Lantai 1 Setda Kab. Pekalongan ,Selasa (13/2).

Hal tersebut dilakukan lantaran sekarang ini, transparansi merupakan sebuah tuntutan jaman atau tuntutan perubahan, baik itu perubahan perilaku maupun perubahan regulasi. Pengelolaan keterbukaan ini sangat penting,oleh karena itu,kegiatan tersebut dilaksanakan.Adapun narasumber dari Inspektorat Jawa Tengah Indraswari Kusumaningrum, SE, M.Si, Akt dan Brian Syah Yohudi A, S.STP.

 "LHKPN ini telah diatur dalam UU No. 28 tahun 1999 yang mada dalam UU tersebut dijelaskan siapa saja pihak-pihak yang wajib lapor LHKPN," ungkap Indraswari.

Dijelaskan bahwa pengisian E-LHKPN tersebut hendaknya harus dengan kejujuran dan tidak ada yang disembunyikan. Kejujuran didalam memberikan informasi dalam pengisian LKHPN ini mutlak dilakukan, karena ini sebagai kontrol diri kita agar kita tidak melakukan korrupsi. Selain itu juga untuk melatih kita agar tertib administrasi dan disiplin dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan.

 Sementara itu Wakil Bupati Pekalongan Ir.Arini Harimurti mengungkapkan bahwa Kalau sudah tertib admistrasi, maka 50% permasalahan sudah terselesaikan.

"Apalagi ditambah dengan tetap mentaati Peraturan Perundang-undangan yang berlaku mudah-mudahan tidak ada masalah yang terjadi ataupun akan kita hadapi,” ujarnya.

Lebih lanjut Arini menyampaikan bahwa dengan perubahan yang terjadi, pengisian LHKPN saat ini telah diberikan kemudahan yaitu mengisi laporan melalui elektronik. Hal ini tentunya dengan harapan akan benar-benar mempermudah dan mempercepat dalam pembuatan laporan. 

“Mudah-mudahan LHKPN elektronik ini akan mempermudah, karena Saya yakin alat yang untuk mempermudah ini belum semuanya ditunjang dengan sdm yang ada,“ tambahnya.

Ditambahkan Arini, Laporan LHKPN ini selain harus dilaporkan secara periodik juga ada laporan khusus untuk mereka yang dalam masa menjelang pensiun.

"Dan mereka yang telah 3 bulan menjalani masa pensiun,mereka ini tetap wajib mengisi laporan,” imbuhnya.

Powered by Blogger.