Header Ads

Hari Pers Nasional,PWI Pekalongan Gelar Sosialisasi Pilgub

KAJEN - Serangkaian kegiatan Hari Pers Nasioanal (HPN) ke-32 digelar oleh PWI Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan,Jum'at (9/2).

Dalam kesempetan tersebut Safiq Nasqsabandi dari Akademi Analis Kesehatan (AAK) Pekalongan mengungkapkan bahwa Pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) di Jawa Tengah selama ini selalu 'adem ayem', tidak sepanas pilgub di daerah lainnya seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Namun, saking 'adem ayem' tersebut ternyata berkorelasi dengan tingkat partisipasi pemilih yang cukup rendah. 

"Yakni, stagnan pada kisaran angka 50 persen."

Sehingga berbagai terobosan perlu dilakukan oleh semua pihak, baik penyelenggara pemilu, pemerintah, masyarakat, termasuk para jurnalis.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Mudasir menyatakan, sudah banyak langkah yang dilakukan oleh KPU untuk mendongkrak partisipasi pemilih, seperti dengan kegiatan sosialisasi. Namun, faktanya memang masih mencengangkan. Disebutkan, pada pemilihan bupati di Kabupaten Pekalongan dalam tiga pemilihan terakhir, partisipasi pemilih pada angka 74 persen, 68 persen, dan 75 persen. Sedangkan, Pilgub dua pemilihan terakhir pada angka 54 persen dan 47 persen. Partisipasi pada Pileg juga cenderung menurun, yakni pada angka 93 persen, 85 persen, 69 persen, dan 72 persen. 

"Kegiatan sosialisasi terus dilakukan, namun kecenderungan tingkat partisipasi menurun. Ada banyak faktor penyebabnya. Salah satunya di regulasi pada pemutakhiran data pemilih," kata Mudasir.

Selain Sosialisasi Pilgub juga dilakukan tasyakuran dengan doa bersama dan potong tumpeng, memberikan santunan anak yatim piatu, dan deklarasi Pilkada damai oleh PWI Kabupaten Pekalongan.

Hadiri dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkompinda dan diikuti oleh insan pers, mahasiswa, dan anak yatim piatu dari pondok pesantren di sekitar Kabupaten Pekalongan.
(Ros-Nk)

Powered by Blogger.