Header Ads

Ekspose Kasus Pembunuhan Dan Curat

KAJEN - Polres Pekalongan menggelar ekspose kasus pembunuhan di Desa Kampil Kecamatan Wiradesa dan Kasus pencurian dengan pemberatan yang salah satu pelakunya mengaku sebagai wartawan namun ternyata palsu,Selasa (10/2).

Kapolres Pekalongan,AKBP wawan Kurniawan mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan pada sabtu 10 februari 2018 di Desa Kampil wiradesa,mengaku sakit hati terhadap korban karena sering kehilangan uang.

"Motifnya sakit hati,pelaku (Isa Ansori) ini sopir antar jemput karyawan Lokatek,berdasarkan pemeriksaan korban (Kaliri) meninggal akibat sabetan benda tajam (golok) ,Sekarang tersangka akan dijerat pasal 338 dengan ancaman 15 tahun penjara."

Pelaku pembunuhan,Isa ansori (48) mengaku dirinya mengayunkan golok sebanyak 3 kali ke arah korban.

Sementara itu terkait kasus pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor Mitsusbisi L 300 Pick Up di Desa Kalirejo Talun pada rabu 7 februari 2018.

"Tersangka terdiri dari empat orang dengan merusak kunci depan mobil pick up,tapi ketika distater tidak bisa jalan,tapi didalam mobil ada tas ransel berisi sertifikat tanah,buku tabungan BRI,buku nikah milik korban."

Dari keempat pelaku tersebut adalah KDR yang ditangkap di Sipait Kab.Pekalongan,sedangkan UR (DPO),BS sudah tiga kali menjadi narapidana,dan seorang lagi anak dari BS yaitu Bejo yang mengaku sebagai wartawan.

"BS tahun 1991 pernah dipenjara ditemanggung kasus curanmor,kedua 2009 di klaten pencurian,ketiga di temanggung kasus peredaran uang palsu."

Sementara itu Bejo mengaku sebagai wartawan media nasional namun ternyata palsu.

"Saya punya atasan di doro,kalau untuk wilayah jawa tengah di purwokerto,kalau pusat di jakarta.Saya pernah ikut pelatihan jurnalis di baturaden saya sudah empat tahun ikut media nasional," ungkap bejo.

Para tersangka curat akan dikenai Pasal 363 dengan ancaman 9 tahun penjara.

"Mereka ini (para tersangka) satu kampung jadi tentu saja otomatis mereka ini sudah ada survei dan rencana-rencana untuk melakukan itu (Curat)," imbuh kapolres wawan.




Powered by Blogger.