Header Ads

Tanah Gerak Dan Puting Beliung Mengancam Warga

KAJEN - Bencana tanah gerak terjadi Desa Bodas Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan pada Selasa (2/1) kemarin.

Sejumlah rumah warga rusak akibat kejadian tersebut,selain itu kerusakan juga terjadi di lahan pertanian warga,jalan pedukuhan,jalan desa hingga jalan provinsi,bahkan jalan provinsi tersebut ambles dengan kedalaman 60 cm hingga 1 meter.

Buwang,Kepala Desa Bodas Kandangserang mengungkapkan bahwa sampai sekarang tanah masih terus bergerak.
"Tanahnya retak-retak semua. Ndak terasa si getarannya. Namun setiap jam kelihatan tanahnya merekah dan kian bertambah. Kami setiap hujan keliling desa untuk mengingatkan dan membangunkan warga agar waspada. Jika musim hujan seperti ini, kami ketar-ketir terus."
Adapun sembilan rumah di desanya yang mengalami retak-retak,lahan persawahan seluas 6 hektar yang baru ditanami padi juga rusak. Lebih parah lagi, jalan-jalan di pedukuhan, desa, dan provinsi juga rusak.
"Jalan pedukuhan yang rusak terjadi di Dukuh Bodas, Sipring, dan Tempuran, jalan desa yang rusak ruas Bodas-Sipring, dan jalan provinsi yang rusak jalan Bodas-Klesem.jalan Bodas-Klesem ambles antara 60 centi hingga 70 centi. Warga sudah kerjabakti untuk menguruknya, sehingga mobil bisa lewat meskipun harus hati-hati. Jalan antar dukuh di Sipring bahkan ambles hingga 1 meter," katanya.

Menurutnya, ancaman bencana longsor dan tanah gerak merata untuk seluruh pemukiman di desanya. Oleh karena itu, warga yang berada di posisi paling rawan siap untuk direlokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko, menerangkan, ancaman angin kencang juga bisa terjadi di 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Angin puting beliung belum lama ini mengakibatkan sedikitnya 28 rumah di Desa Batursari mengalami kerusakan.
"Angin puting juga merobohkan papan nama balai desa setempat dan kawat listrik putus sehingga malam harinya aliran listrik dipadamkan. beberapa pohon sengon, bambu, dan pisang roboh menimpa rumah dan menutup akses jalan desa."
Powered by Blogger.