Header Ads

RI Kontak dengan Palestina Jelang Pengakuan AS soal Yerusalem

RI Kontak dengan Palestina Jelang Pengakuan AS soal YerusalemJakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berkomunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Palestina, Riad N. Maliki, menjelang pengumuman pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Secara terus menerus saya melakukan komunikasi dengan beberapa Menlu negara anggota OKI dan terakhir sebelum saya masuk gedung ini, saya juga berkomunikasi dengan Menlu Palestina,” tutur Retno saat meninjau lokasi pelaksanaan Bali Democracy Forum ke-10 di Serpong, Banten, Rabu (6/11) malam.

Tak hanya itu, Retno mengatakan dirinya juga masih berupaya berkomunikasi dengan pihak AS. Pada Rabu pagi, Retno juga berkomunikasi dengan Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan, untuk meminta kejelasan rencana Trump tersebut.


“Hari ini saya juga komunikasi lagi dengan Dubes AS, menanyakan apa benar jam 1 nanti akan diumumkan. Beliau menyatakan terima informasi yang sama. Jadi kami asumsikan rencana itu ada, namun kami masih berharap pemerintah AS akan mempertimbangkan kembali untuk tidak melanjutkan keputusan ini,” ujar Retno.

Trump berencana mengumumkan keputusannya tersebut hari ini sekitar pukul 13.00 waktu Washington D.C atau tengah malam waktu Indonesia.

Dia berkeras mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel meski negara Arab dan sejumlah sekutu utama AS seperti Perancis mengecam langkah tersebut.

Trump bahkan telah memerintahkan pemindahan segera kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem sebagai simbol resmi bahwa AS mengakui kota itu sebagai ibu kota Israel.

Retno memaparkan, OKI akan menggelar rapat darurat menanggapi keputusan AS tersebut.

“Jadi kami sedang berkomuniksi kapan waktunya. Tentu saja tidak akan lama karena ini untuk merespons sesuatu yang emergency. Kami sedang bahas apakah sesi khusus OKI ini akan dilakukan dalam bentuk pertemuan Menlu atau pertemuan kepala negara,” katanya.

(Sumber : CNN Indonesia)
Powered by Blogger.