Header Ads

India dan Sri Lanka Diguncang Siklon, 26 Tewas

India dan Sri Lanka Diguncang Siklon, 26 Tewas
Penduduk desa Chellanam, Kerala, India, mengungsi setelah banjir besar melanda. (REUTERS/Sivaram V)
Jakarta - Ribuan orang di Sri Lanka dan India bagian selatan diungsikan pada Sabtu (2/12) untuk menghindari banjir bandang yang telah menewaskan setidaknya 26 orang.13 tewas baik di Sri Lanka dan India akibat banjir yang disebabkan Siklon Ockhi yang mengguncang laut Arab. Sementara itu, 11 orang yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dinyatakan hilang dan 9000 lainnya mencari perlindungan.

Perkampungan-perkampungan pun diterjang banjir sementara sambungan listrik dan telepon terputus karena angin kencang berkecepatan hingga 130 kilometer per jam. Para ahli cuaca mengingatkan bahwa hujan deras belum selesai sehingga ketinggian beberapa sungai di India bagian selatan akan kembali meningkat.

Lakshadweep, pulau kecil di bagian barat India, juga menyiapkan diri untuk menghadapi angin berkecepatan 145 kilometer per jam.

Pusat penangann bencana Sri Lanka menyatakan, 77 ribu penduduk dari 16 distrik terpengaruh oleh hujan itu, dengan yang terbanyak berada di distrik Galle di bagian Selatan.

Pejabat di Kanyakumari, India bagian selatan, telah menetapkan status siaga darurat di daerah-daerah pantai setelah lima orang dilaporkan tewas.Sekolah dan universitas di India selatan juga ditutup sementara polisi berupaya untuk memulihkan 4000 jaringan listrik yang terputus.

Ahli cuaca menyatakan bahwa badai bisa bergerak ke utara, tepatnya ke area Tamil Nadu dan juga Andhra Pradesh, dalam empat hari ke depan.

Bagian pantai timur India, termasuk kota-kota besar seperti Chennai dan Bhubaneswar, sangat rentan terhadap badai dengan daya rusak yang besar.

Pada 1999, lebih dari 8000 tewas ketika siklon menghantam area timur Orissa.Siklon Ockhi memang disebut akan melemah, tapi bibit badai lainnya muncul di Teluk Bengal, demikian ujar pemerintah India.
(Sumber CNN Indonesia)
Powered by Blogger.