Header Ads

170 Orang Tewas Akibat Perang Saudara di Sudan

Perang Antar-klan di Sudan Selatan, 170 Orang TewasJakarta - Setidaknya 170 orang tewas akibat perang antar-klan di daerah Great Lakes, Sudan Selatan, pada pekan lalu.

"Saat ini, dari kedua belah pihak, ada lebih dari 170 orang yang kehilangan nyawanya," ujar anggota parlemen dari Great Lakes, Dharuai Mabor Teny, kepada Reuters, Selasa (12/12).

Teny mengatakan, setidaknya 342 rumah hancur dan 1.800 orang kehilangan tempat tinggalnya akibat pertikaian pada Jumat lalu tersebut.


Reuters melaporkan, pertikaian ini bermula ketika Klan Rup menyerang anggota suku Pakam karena dianggap menggeser mereka dari tanah Malek County.

Akibat bentrokan ini, pemerintah setempat memberlakukan status gawat darurat selama tiga bulan ke depan terhitung sejak Senin (11/12).

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Sudan Selatan (UNMISS) mengatakan bahwa kini pasukan militer sudah berada di lokasi untuk membersihkan puing bekas pertikaian agar perdagangan dapat berlanjut.

Pertikaian antar-klan karena perebutan lahan ini sudah sering terjadi di Sudan Selatan, terutama sejak 2013.

Di tahun tersebut, Sudan Selatan kerap dilanda perang akibat ketidaksepahaman politik antara Presiden Salva Kiir dan wakilnya, Riek Machar, hingga menyebabkan konfrontasi militer.


(Sumber : CNN Indonesia) 
Powered by Blogger.