Header Ads

14 Gerbong KA Penumpang Tergelincir Dari Atas Jembatan Di AS

Kereta Api AS Tergelincir dari Jembatan, 3 Tewas
Kereta api Amerika Serikat, Amtrak, tergelincir saat mencoba rute baru di DuPont, Washington, Senin (18/12) (REUTERS/Steve Dipaola)
Jakarta - Sedikitnya tiga tewas dan sekitar 77 orang luka-luka saat sebuah kereta api Amtrak yang mencoba rute baru antara Seattle dan Portland tergelincir dekat DuPont, negara bagian Washington, Amerika Serikat, Senin (18/12).

"Tiga belas dari 14 gerbong penumpang terjungkal dari sebuah jembatan ke jalan raya," kata juru bicara Patroli Washington, Brooke Bova seperti dilaporkan Reuters, Selasa (19/12).

Sedikitnya lima mobil dan dua truk terkena dampak kecelakaan. Jalan raya dipenuhi puing-puing jembatan dan dahan pohon. Tidak ada pengendara kendaraan yang meninggal dunia, namun beberapa di antaranya luka-luka.


Pejabat setempat memastikan tiga korban jiwa dan lebih dari 100 luka-luka dilarikan ke rumah sakit. Surat kabar Seatle Times dan stasiun televisi Seattle, KOMO melaporkan enam korban tewas, mengutip petugas penanganan darurt.


Beberapa jam setelah kereta tergelincir sekitar pukul 7.40 pagi waktu setempat, gerbong-gerbong masih bergantung di atas jalan raya.

Kereta membawa 77 penumpang dan tujuh awak. Beberapa penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan mendobrak jendela. "Tiba-tiba kami merasa gerbong terguncang dan terdengar suara berderit. Kami merasa seolah sedang menuruni bukit," kata Chris Kames, seorang penumpang kepada sebuah media setempat, KIRO 7.

 "Hal terakhir yang kami tahu, kami terbanting dari tempat duduk ke kursi depan, jendela-jendela pecah. Lalu berhenti, lalu ada air keluar dari jendela. Orang-orang menjerit-jerit."

Kecelakaan itu terjadi di saat kereta api Amtrak sedang mencoba rute baru antara Tacoma dan Olympia untuk mengurangi waktu tempuh.  Belum jelas apakah rute baru itu menyebabkan kecelakaan. Pernyataan dari departemen transportasi negara bagian menyebut rute itu telah diperiksa dan diuji beberapa pekan sebelum kecelakaan terjadi.

(Sumber : CNN Indonesia) 
Powered by Blogger.