Header Ads

Situs Bersejarah Lemahabang Doro Memperkaya Destinasi Wisata Pekalongan

KAJEN - I Made Geria Kepala Badan Arkeologi Nasional mengunjungi Kabupaten Pekalongan terkait peninggalan bersejarah di Lemahabang Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan,Selasa (21/11).

Bupti Pekalongan,Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa di Kabupaten Pekalongan memang banyak memiliki situs bersejarah seperti  di lemah abang tersebut dan ada juga peninggalan dari abad ke 1 Masehi di kecamatan doro.

 "Ini akan memperkaya destinasi wisata di kabupaten pekalongan."

Bupati juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani MoU dengan Badan arkeologi Nasional.

"Kerjasama ini dalam bidang penelitian dan pengembangan di Kabupaten pekalongan,Kerjasama yang sudah kita tandatangani akan kita tingkatkan lagi dalam bentuk yang konkrit. Di tingkat Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan beberapa item kegiatan pada tahun 2018, yang arahnya untuk mengungkap lagi tentang Watubahan atau Columnar joint,” ujar Bupati.




Columnar joint Watubahan ini, kata Bupati, akan melengkapi Columnar joint yang sudah ada di Indonesia seperti di Wangon Baturaden, Gunung Padang Cianjur, Karangsambong Kebumen, dan lain-lain.

“Saya kira nanti Watubahan akan lebih eksotik karena belum banyak tersentuh. Mungkin memiliki keunggulan komparatif. Untuk itu, tentu harus kita tangani secara hati-hati guna memperoleh nilai edukasinya,” katanya.

Sementara itu I Made Geria menjelaskan bahwa pihaknya memiliki sinergi tujuan yang sama seperti pemkab kabupaten pekalongan.

"Yang pertama adalah bagaimana kita mengungkap identitas lokal dan nasional,itu suatu pengayaan terhadap nilai-nilai kebersamaan,kebinekaan,keberagaman yang sudah dijaga sejak dulu di Kabupaten pekalongan,ini akan menjadi program rumah peradaban yang akan menjadi pembelajaran untuk anak sekolah agar mereka semakin mencintai peradabannya."

Pihaknya menilai situs lemah abang memiliki keunikan dari peninggalan masa pra sejarah,masa klasik hindu budha dan ketilasan islam.

"ini berlangsung harmonis,toleransi ada disitu pemahaman keberagaman ada disitu."

Selain untuk pembelajaran menurutnya ini juga menjadi penguat daerah destinasi wisata di pekalongan.I Made Geria juga mengungkapkan bahwa di indonesia sendiri memiliki 5467 koordinat titik situs bersejarah.

Powered by Blogger.