Header Ads

Plat Nomer Dimodifikasi,Satlantas Akan Tindak Tegas


KAJEN  – Jajaran Sat Lantas Polres Pekalongan dalam pelaksanaan Operasi Zebra Candi tahun 2017 ini,mulai mengincar kendaraan bermotor yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor yang tidak sesuai dengan spesifikasi, Selasa (7/11).

"Kami akan lakukan penindakan terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB yang tidak sesuai dengan spesifikasi," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan AKP Bobby Anugrah Rahman, S.I.K.

Berdasarkan pengamatan di lapangan selama pelaksanaan Operasi Zebra Candi,  masih banyak ditemukan kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB tidak sesuai dengan ketentuan. 
"Hal itu, memberikan kesan petugas Polantas kurang profesional karena membiarkan atau tidak mampu  menertibkan," ungkapnya.

Menurut Kasat Lantas Polres Pekalongan, ada tujuh model pelat nomor kendaraan yang diincar dan menjadi target  dalam Operasi Zebra kali ini diantaranya TNKB yang hurufnya diatur  angka diubah supaya terbaca /angka diarahkan ke belakang sehingga terbaca nama,   TNKB yang hurufnya diubah seperti huruf digital,  TNKB ditempel stiker/logo/lambang kesatuan/instansi yang terbuat dari plastik/logam/kuningan pada kendaraan pribadi agar  seolah-olah pejabat,  TNKB yang menggunakan huruf miring dan huruf timbul,  TNKB yang dibuat di luar ukuran (terlalu besar/terlalu kecil),  TNKB diubah warna/doff dan ditutup mika sehingga warna berubah dan  TNKB yang huruf angkanya sebagian ditebalkan dan sebagian dihapus dengan cat piloks sehingga nomor asli tersamar warna catnya serta sulit untuk dibaca.

Dijelaskan, pada pertengahan tahun 2014, terjadi perubahan tampilan. Pelat nomor, kini bertambah panjang ukurannya 5 sentimeter dibanding sebelumnya.

"Perubahan pelat dilakukan karena ada penambahan menjadi tiga huruf di belakang nomor (contoh B 1099 GFW ), sementara sebelumnya hanya dua huruf (contoh B 1724 HK). Pelat lebih luas, sehingga mudah terbaca," jelasnya.
Powered by Blogger.