Header Ads

Mari Sejahterakan Guru, Jangan Ada Lagi Guru Honorer Menerima Upah di Bawah Rp 500 Ribu

Mari Sejahterakan Guru, Jangan Ada Lagi Guru Honorer Menerima Upah di Bawah Rp 500 RibuAnggota Komisi X Dadang Rusdiana mengajak untuk lebih memberikan penghormatan kepada guru.

Menurutnya, sebagai pilar penting pendidikan, profesi guru harus mendapatkan penghargaan lebih ideal dari saat ini.

"Walaupun dengan UU Guru dan dosen, kita sudah menempatkan profesi guru sebagai profesi terhormat, bahkan kita berikan tunjangan profesi guru. Namun pada kenyataannya masih banyak guru yang hidup dengan honor yang seadanya, yaitu guru non PNS, ini yang harus menjadi perhatian kita bersama," kata Dadang kepada wartawan di Jakarta, Minggu (26/11/2017).

Dadang mengatakan, pemerintah tidak boleh tutup mata melihat nasib guru honorer yang memprihatinkan.


Dia berharap jangan ada lagi guru honorer menerima upah di bawah Rp 500 ribu. Minimal mereka mendapatkan upah minimum kabupaten/kota (UMK).

"Kalau berdasarkan konvensi ILO (International Labour Organization), guru, termasuk organisasi seperti PGRI kan anggota ILO juga, artinya harus sesuai minimal UMK‎," katanya.
(Tribunnews.com)
Powered by Blogger.