Header Ads

Australia-ASEAN Kerja Sama Hentikan Aliran Dana Teroris

 Australia-ASEAN Kerja Sama Hentikan Aliran Dana Teroris  Jakarta - Australia dan negara-negara di Asia Tenggara  (ASEAN)sepakat menjalin kerja sama untuk memutus aliran dana terorisme di kawasan.  Aliansi yang dinamakan Kelompok Kerja Pemberantasan Pendanaan Terorisme Asia Tenggara ini dibentuk sebagai bagian dari penguatan kerja sama intelijen dikawasan dalam mengantisipasi ancaman terorisme.

"Stabilitas dan keamanan di Asia Tenggara adalah kepentingan kritikal bagi Australia. Canberra berkomitmen untuk memberantas ancaman teroris termasuk ISIS di kawasan," kata Menteri Kehakiman Australia Michael Keenan dalam sebuah konferensi konter-terorisme di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/11).

Keenan mengatakan aliansi ini akan dipimpin oleh Badan Intelijen Keuangan Australia, AUSTRAC, dan Dewan Anti-Pencurian Uang Filipina. Di bawah inisiatif baru ini, seluruh negara yang berpartisipasi akan langsung memblokir setiap jalur pendanaan mencurigakan dari sistem keuangan internasional dan sumber lainnya.
Penguatan kerja sama ini disepakati menyusul kekhawatiran kehadiran kelompok teroris, milisi teroris di Irak dan Suriah (ISIS) di kawasan. Kekhawatiran itu muncul setelah kelompok milisi Maute di Filipina, yang berbaiat kepada ISIS, menguasai Kota Marawi selama lima bulan sejak akhir Mei lalu.


Tragedi Bom Bali pada 2002 yang menewaskan ratusan orang termasuk puluhan turis asal Negeri Kanguru itu juga menjadi salah satu pendorong Australia untuk bekerja sama dengan negara di kawasan dalam hal pemberantasan terorisme.

Australia bahkan mengirimkan dua pesawat tempur Orion untuk membantu militer Filipina memantau pergerakan militan demi membebaskan Kota Marawi dari genggaman teroris ISIS.
(Sumber CNN Indonesia)


Powered by Blogger.