Header Ads

10 Tahun Masa Kerja 43 ASN Dapat Penghargaan Satya Lancana

KAJEN – Sebanyak 107 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pekalongan mendapatkan anugerah Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya. Mereka terdiri atas 10 tahun masa kerja sebanyak 43 orang, 20 tahun masa kerja sebanyak 32 tahun dan 30 tahun masa kerja sebanyak 32 orang. Anugerah tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 35/ TK/ Tahun 2017, tanggal 3 April 2017.
 
Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si, selaku pembina upacara hari ulang tahun (HUT) ke-46 Kopri menyerahkan anugerah tanda kehormatan tersebut, Rabu (29/11/2017) di alun-alun Kajen.
 
Pada upacara terebut, Bupati Pekalongan membacakan pidato Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, dengan tema "46 Tahun Korpri Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa" di hadapan para peserta upacara.
 
Dalam amanat yang dibacakannya Bupati Pekalongan, Presiden mengatakan di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi.  "lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
 
Menurut Presiden, dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Aparatur sipil negara harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi.
 
Ditambahkan Presiden, Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. "Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi. Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," katanya.
 
Usai membacakan pidato Presiden, Bupati dalam kesempatan upacara HUT Korpri pada hari itu menekankan kembali bahwa semangat kita sesuai dengan revolusi mental yang disampaikan Bapak Presiden adalah semangat melayani bukan semangat dilayani. 
 
Sebagai abdi masyarakat dan abdi negara, Bupati mengajak seluruh ASN Kabupaten Pekalongan untuk merubah paradigma selama ini. “Ayo kita ubah paradigma lama kita. Setelah paradigma kita ubah, kita tuangkan dalam bentuk aktualisasi kinerja kita bahwa saat ini kita adalah menjadi public servant (pelayan masyarakat) atau khodimul ummah,” ujar Bupati. 
 
Bupati meyakinkan bahwa apabila ASN Kabupaten Pekalongan memegang dan melaksanakan niat seperti itu, maka cita-cita untuk membangun masyarakat Kabupaten Pekalongan yang semakin baik dan semakin sejahtera lahir batin akan bisa terwujud.
 
Di hadapan ribuan ASN yang mengikuti upacara, orang nomor satu di Kota Santri tersebut menyampaikan rasa keprihatinannya. Menurutnya, saat ini bahwa angka perceraian di kalangan anggota Korpri (ASN) di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi. 
 
“Saya sangat prihatin, karena para ASN adalah patron, panutan di dalam masyarakat. Dalam sub sistem budaya patronase keluarga besar Korpri adalah orang yang dituakan, orang yang didepankan, orang yang menjadi panutan. Untuk itu bagi yang berniat untuk bercerai saya minta untuk dibatalkan,” terangnya.
 
“Saya minta disiplin kerja ASN agar ditingkatkan. Tolong layani masyarakat dengan sepenuh hati, kita harus bekerja secara profesional dan terukur,” imbuh Bupati.
 
Dalam upacara HUT ke-46 Korpri, Bupati atas nama Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pekalongan menyerahkan beasiswa kepada 14 siswa SD, SMP, SMA dan mahasiswa. Mereka adalah 5 siswa SD mendapatkan beasiswa per anak sebesar Rp 750.000,-, untuk SMP 3 anak (Rp 1.000.000,- per anak), SMA 3 anak (Rp 1.250.000,- per anak), dan 3 mahasiswa (Rp 1.500.000,- per mahasiswa).
 
Upacara dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH., S.IK., M.Si, perwakilan Kodim 0710/ Pekalongan, perwakilan Kejari Kabupaten Pekalongan, Ketua Pengadilan Agama Kajen, Sekda Dra. Mukaromah Syakoer, MM beserta para Asisten, para Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD se Kabupaten Pekalongan serta hadirin tamu undangan.
 
Usai pelaksanaan upacara di alun-alun, Sekda selaku Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan beserta seluruh Kepala OPD melakukan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan Bhakti Wiratama Bojong.
Powered by Blogger.