Header Ads

Tak Pakai Helm,Dua Orang Pelajar Push Up

KAJEN - Dua orang pelajar diberikan sanksi oleh Polisi berupa hukuman push up lantaran kedua pelajar tersebut tidak menggunakan helm saat mengendarai kendaraan saat hendak berangkat sekolah,Rabu (25/10).

“Saya sedang laksanakan pengaturan lalu lintas , ada dua pelajar yang saya lihat tidak menggunakan helm, saya berhentikan lalu berikan sanksi berupa tindakan Push Up dan arahan agar tidak mengulanginya lagi ,” Ujar Briptu Fendi salah seorang anggota Sat Lantas Polres Pekalongan.


Menurutnya,dalam menegakkan peraturan lalulintas kepada masyarakat, khususnya pelajar. Pihaknya tidak harus melulu melakukan tindakan dengan tilang. Saat menghadapi para pelajar yang melanggar, ada dua opsi yang bisa diberikan, apakah ditindak secara hukum atau pemberian sanksi dari petugas. 
 
"Kalau pengendara bersedia dilakukan tilang kita berikan surat tilang. Tetapi kalau pengendara memilih opsi diberikan sanksi dari petugas, maka kita berikan sanksi  fisik berupa push up.Namun  berapa banyak push up yang dilakukan bukan kita yang menentukan, mereka sendiri yang memutuskan. Kalau kuat 20 kali ya lakukan 20 kali.” ujar Briptu Fendi


Dalam kesempatan yang berbeda, KBO Sat Lantas Polres Pekalongan Iptu Edi Yuliantoro, S.H.  menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan serta tata tertib berlalu lintas agar dapat tercipta keamanan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

"Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas dan utamakan keselamatan dalam berkendaraan," ungkap Iptu Edi.
Powered by Blogger.